Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

APINDO Nilai ION Dapat Percepat Digitalisasi UMKM dan Perkuat Ekonomi Digital Nasional

S Samsuddin • 16 Jul 2026 • 0 komentar
APINDO Nilai ION Dapat Percepat Digitalisasi UMKM dan Perkuat Ekonomi Digital Nasional

Putraindonews.com, Jakarta – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Shinta W. Kamdani memandang bahwa kehadiran Indonesia Open Network (ION) merupakan sebuah langkah strategis untuk mempercepat transformasi digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui ekosistem perdagangan digital yang lebih terbuka, efisien, dan inklusif.

Sebagai perwakilan dunia usaha nasional, APINDO menjalin kolaborasi dengan ION untuk memperluas partisipasi pelaku usaha sekaligus mendorong pemanfaatan jaringan digital terbuka di berbagai sektor industri.

Baca JugaPesawat Asian One Air Alami Kecelakaan di Bandara Bilorai Intan Jaya

"ION menghadirkan infrastruktur bersama yang menghubungkan berbagai pelaku usaha tanpa bergantung pada satu platform tertentu. Dengan interoperabilitas, biaya integrasi teknologi dapat ditekan, inovasi semakin terbuka, dan UMKM memiliki akses pasar yang jauh lebih luas," ungkap Shinta di Jakarta, Rabu (15/7).

Shinta menjelaskan bahwa selama ini digitalisasi UMKM masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari fragmentasi marketplace, tingginya biaya integrasi teknologi, keterbatasan akses logistik dan pembiayaan, hingga mahalnya biaya memperoleh pelanggan.

Baca JugaSejumlah Pelari Nekat Terobos Pagar Cut-Off Point

Menurutnya, kehadiran ION diharapkan mampu mengatasi hambatan tersebut melalui jaringan digital nasional yang menghubungkan marketplace, penyedia logistik, sistem pembayaran, perbankan, dan layanan digital dalam satu ekosistem interoperabel.

"Interoperabilitas merupakan kunci menuju tahap berikutnya dalam perkembangan ekonomi digital Indonesia. Pelaku usaha cukup melakukan satu kali integrasi untuk terhubung dengan berbagai layanan sehingga biaya transaksi menjadi lebih rendah dan peluang bisnis semakin besar," katanya.

Baca JugaJelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca

ION diluncurkan pada 7 Juli 2026 sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis Indonesia–India di bidang ekonomi digital.

Kendati mengadopsi prinsip Open Network for Digital Commerce (ONDC) dari India, kata Shinta, ION dapat dikembangkan sesuai kebutuhan, karakteristik ekonomi, dan kerangka kelembagaan Indonesia sehingga menjadi infrastruktur digital nasional milik Indonesia.

Baca JugaInternet Global di Ambang Krisis

Melalui prinsip "Join Once. Sell Everywhere", ION diharapkan mampu memperkuat daya saing sekitar 64 juta UMKM Indonesia, memperluas inklusi ekonomi digital, serta menjadi fondasi penting menuju visi Indonesia Emas 2045. Red/HS

Tags: #indonesia emas #indonesia open network #digital commerce #ketua umum asosiasi pengusaha #open network

Bagikan berita:

Berita Terkait