Putraindonews.com, Jakarta – Kematian bos kartel narkoba Jalisco New Generation (CJNG), El Mencho belum lama ini menyedot perhatian masyarakat dunia.
Namun, pengakuan terbaru menyebutkan bahwa Amerika Serikat (AS) berada di balik operasi besar yang turut menewaskan El Mencho.
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden BrasilDukungan AS itu dikonfirmasi oleh juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, yang menyebut Paman Sam terlibat dalam membantu operasi di Tapalpa, negara bagian Jalisco.
“Amerika Serikat memberikan dukungan intelijen kepada pemerintah Meksiko untuk membantu operasi di Tapalpa, Jalisco, Meksiko, di mana Nemesio ‘El Mencho’ Oseguera Cervantes, bandar narkoba terkenal sekaligus pemimpin dalam Kartel Generasi Baru Jalisco, berhasil dilumpuhkan,” kata Leavitt melalui platform X, dikutip dari Anadolu Agency, Senin (23/2).
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main JudiLanjutnya, El Mencho merupakan target utama bagi Meksiko maupun Amerika Serikat karena dianggap sebagai salah satu penyelundup fentanyl terbesar ke wilayah AS.
Leavitt juga menambahkan bahwa Presiden Donald Trump telah menetapkan CJNG sebagai organisasi teroris asing pada tahun lalu.
Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan Reklame“Dalam operasi ini, tiga anggota kartel lainnya tewas, tiga terluka, dan dua ditangkap,” tandasnya. Red/HS