Putraindonews.com, Jakarta – Pengakuan mengejutkan disampaikan pentolan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok sehari sebelum demo 27 Agustus 2026 oleh AMPB bersama dengan Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB) di Gedung DPR RI.
Aksi tersebut dalam rangka menyampaikan tuntutan pengesahan RUU Perampasan Aset dan Hukuman Mati Koruptor, muncul sejumlah isu dibalik berjalannya demo tersebut.
Baca JugaPrabowo Diminta Nonaktifkan Nusron WahidSaat dikonfirmasi terkait kabar tersebut pada Sabtu (5/9/2026) siang, Botok mengakui dan membenarkan adanya informasi yang juga ramai beredar di media sosial.
Panggilan itu datang melalui Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad saat pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu.
Baca JugaMenteri Haji Disorot Usai Mencuat Isu Dua Anaknya Diangkat Jadi Tenaga Ahli“Pada saat itu, Pak Dasco tiba-tiba mendatangi saya lalu menunjukkan handphone-nya. Di situ ada Pak Prabowo. Tanpa meminta izin, beliau bilang bahwa Bapak Prabowo mau bicara sama saya,” ujar Botok, Sabtu (5/9).
Dalam percakapan singkat sekitar 1 menit itu, Botok mengaku langsung mengucapkan salam kepada Presiden.
Baca JugaDino Patti Djalal Tepis Isu Singapura Bersekongkol Lemahkan Pasar Modal Indonesia“Saya ucapkan salam, ‘selamat malam Pak Presiden’. Pak Presiden pun tanya saya gimana kabarnya, Kabupaten Pati gimana? Tolong jaga Jakarta,” ungkapnya.
Botok lalu menyampaikan maksud kedatangan warga Pati ke Jakarta.
Baca JugaDemo Mahasiswa UNJ di Jaktim Berujung Ricuh“Saya sampaikan kepada Bapak Presiden, ‘Pak Presiden, kami, aliansi masyarakat Pati jauh-jauh datang ke Jakarta tidak ada niatan untuk membuat kerusuhan. Kami dan teman-teman datang ke Jakarta ini untuk mengawal aspirasi masyarakat Pati bersatu, yaitu dua tuntutan tersebut’,” ujarnya dikutip dari Seputarmuria, Minggu (6/9). Red/HS