Putraindonews.com, Jakarta – Dunia digemparkan oleh kabar jatuhnya pesawat pengisi bahan bakar jenis KC-135 Stratotanker di wilayah Irak Barat pada Jumat (13/3).
Akibat peristiwa tersebut, enam kru pesawat dinyatakan tewas. Kecelakaan tragis ini terjadi saat pesawat tersebut sedang menjalankan misi operasional untuk mendukung serangan terhadap Iran dalam rangkaian operasi Epic Fury.
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden BrasilKomando Pusat AS (CENTCOM) menyebut bahwa kecelakaan ini bermula dari sebuah insiden yang melibatkan dua pesawat di wilayah udara "bersahabat".
Berbeda dengan nasib malang yang menimpa KC-135 tersebut, satu pesawat lainnya yang terlibat dalam insiden ini dilaporkan berhasil mendarat dengan selamat.
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main JudiDuta Besar Israel untuk AS, Yechiel Leiter, telah membenarkan kejadian ini melalui media sosial bahwa pesawat kedua mendarat darurat di wilayah Israel.
Hingga saat ini, penyebab pasti jatuhnya pesawat tersebut masih dalam proses penyelidikan intensif. Namun, pihak militer menegaskan bahwa jatuhnya pesawat bukan disebabkan oleh tembakan musuh maupun kesalahan tembak dari pihak kawan (friendly fire).
Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan Reklame“Informasi lebih lengkap akan diumumkan seiring perkembangan temuan dan informasi yang didapat,” tulis keterangan resmi CENTCOM. Red/HS