PRABUMULIH - SUMSEL | Menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1442 dengan khusuk, baik disiang dan malam harinya sudah menjadi keinginan seluruh umat muslim saat ini.
Pada saat berpuasa dan menjalankan ibadah ibadah lainnya, seperti Sholat wajib dan sunat secara berjamah terkadang mendapatkan gangguan. Hal ini terkait akan bunyi petasan ataupun kembang api yang acap kali terdengar saat sedang melakukan ibadah tersebut.
Baca JugaNahkodai KONI Kota Blitar Elim Tyu Samba Rapatkan Barisan "Kompak dan Berjaya"Menyikapi hal ini, khususnya Pemerintah Desa Sinar Rambang Kecamatan RKT kota Prabumulih mengeluarkan larangan untuk menggunakan petasan baik disiang maupun malam hari.
Kepala Desa (Kades) Sinar Rambang Indarko mengatakan pihaknya telah memberikan himbauan soal larangan meledakan petasan diwilayahnya, Minggu (18/4/2021).
Baca JugaKabar Gembira! Pekerja Berpenghasilan Rp6,5 Juta di Jakarta Naik Transportasi Umum Gratis"Semua warga saya siapapun tidak kami perbolehkan menghidupkan petasan maupun sejenisnya," tegasnya.
Beliau juga mengingatkan,saat ini selama Ramadhan hendaknya semua menghormati bulan suci ini dan menjalankan ibadah sesuai perintah agama.
Baca JugaKebakaran Melanda Pasar Mobil Kemayoran"Sekali lagi saya sampaikan untuk semua warga Sinar Rambang jangan hidupkan petasan. Semoga Ramadhan tahun ini kita diberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalankan ibadah lainnya dan berpuasa sebulan penuh," pungkas Indarko. Red/Ben