Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Pangdam IX/Udayana Matangkan Alih Kodal, Bali Tetap di Udayana, NTB-NTT ke Kodam Baru

W Wedha • 14 Oct 2026 • 0 komentar
Pangdam IX/Udayana Matangkan Alih Kodal, Bali Tetap di Udayana, NTB-NTT ke Kodam Baru
Pangdam IX/Udayana Matangkan Alih Kodal. (Wedha/Putraindonews)

Putraindonews.com, Denpasar - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) IX/Udayana Mayjen TNI Piek Budyakto memimpin langsung paparan kesiapan alih Komando dan Pengendalian (Kodal) organisasi TNI AD di Ruang Airlangga, Makodam IX/Udayana, Denpasar, pada Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari penataan organisasi Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) untuk memperkuat efektivitas pelaksanaan tugas kewilayahan, khususnya di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Baca JugaIPW: Peristiwa Polisi Tembak Polisi Meningkat

Dalam paparan tersebut dibahas secara rinci kesiapan proses alih Kodal kepada dua Komando Daerah Militer (Kodam) baru hasil penataan, yakni Kodam XXX/Rinambora dan Kodam XXVII/Sobe Sonbae.

Melalui penataan tersebut, pembinaan wilayah Bali tetap berada di bawah Kodam IX/Udayana, sementara Nusa Tenggara Barat (NTB) akan berada di bawah Kodam XXX/Rinambora, dan Nusa Tenggara Timur (NTT) di bawah Kodam XXVII/Sobe Sonbae.

Baca JugaLagi! Menu MBG Kembali Menelan Korban, Kali Ini Terjadi di SMP Cisarua Bogor

Paparan ini dihadiri sejumlah pejabat tinggi TNI AD. Turut hadir Mayjen TNI Putra Widiastawa, Mayjen TNI Thevi Angandowa Zebua, Mayjen TNI Edi Saputra, Kepala Staf Kodam (Kasdam) IX/Udayana Brigjen TNI Taufiq Hanafi, serta Inspektur Kodam (Irdam) IX/Udayana Brigjen TNI Muhamad Dariyanto.

Selain itu, hadir pula para pejabat utama dan komandan satuan dari jajaran Kodam IX/Udayana serta perwakilan dari Kodam baru. Kehadiran lintas pejabat ini untuk mematangkan koordinasi dan kesiapan transisi organisasi agar berjalan sesuai rencana.

Baca JugaSempat Viral, Ajudan Gubernur Kaltim Minta Maaf

Mayjen TNI Piek Budyakto menekankan bahwa proses alih Kodal bukan hanya soal administratif, melainkan menyangkut kesiapan menyeluruh mulai dari personel, materiel, pangkalan, hingga pembinaan teritorial agar tidak terjadi kekosongan komando di lapangan.

"Penataan ini bertujuan untuk memperpendek rentang kendali, meningkatkan kecepatan respons komando, dan memperkuat pembinaan wilayah pertahanan di kawasan timur Indonesia," kata Piek Budyakto dalam arahannya.

Baca JugaProf. Asep Nana Mulyana Ungkap Dua Kendala Pemulihan Korban Tindak Pidana Massal

Menurutnya, dengan adanya Kodam baru, pembinaan wilayah akan lebih fokus dan optimal. Bali yang memiliki kerawanan dan nilai strategis tinggi sebagai pusat pariwisata dunia akan tetap menjadi prioritas utama Kodam IX/Udayana.

Sementara itu, NTB dan NTT yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan dan perbatasan akan mendapat perhatian lebih intensif dari Kodam Rinambora dan Sobe Sonbae.

Baca JugaKMP Batumandi Dikabarkan Terbakar

Rangkaian kegiatan paparan diakhiri dengan diskusi dan penyamaan persepsi antarsatuan untuk memastikan seluruh tahapan alih Kodal berjalan lancar, aman, dan dapat dipertanggungjawabkan secara organisasi. Red/GW

Bagikan berita:

Berita Terkait