Putraindonews.com, Jakarta – Sejumlah massa dari kumpulan para ojek online (ojol) meluapkan kekecewaannya pada hari dilangsungkannya aksi akbar, Kamis, 27 Agustus 2026.
Hal itu terjadi lantaran mereka merasa ditinggal begitu saja oleh massa dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di Jakarta.
Baca JugaBentrokan Kembali Terjadi di Kawasan ManggaraiDalam peranyataannya, para driver ojol menilai tidak ada ucapan terima kasih dari massa AMPB padahal mereka telah ikut membantu selama massa berada di Jakarta.
Sebagaimanya dinyatakan perwakilan ojol Jakarta, Melva Pardede, di depan Gedung DPR, Kamis (27/8/2026) terkait kekesalan mereka atas situasi tersebut.
Baca JugaNapoleon Bonaparte Meninggal Dunia“Saudaraku Pati, kami warga Jakarta merasa diberakin oleh kalian, kalian main pulang saja setelah dari dalam,” ucap perwakilan ojol, Melva Pardede.
Tidak hanya itu, Melva bersama kawan-kawannya juga mengancam akan mengusir massa Pati jika kembali datang ke Jakarta terkait belum disahkannya RUU Perampasan Aset hingga 15 Desember 2026 mendatang.
Baca JugaSuporter Persija dan Persita Terlibat Bentrok di Banten“Kalau kalian datang lagi karena belum disahkan RUU itu, jangan menginjak lagi Jakarta,” tukas dia. Red/HS