Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Peringati HUT ke-49, Moeldoko Berharap HKTI Mampu Bawa Perubahan Lebih Baik Untuk Pertanian

S Samsuddin • 28 Apr 2022 • 0 komentar
Peringati HUT ke-49, Moeldoko Berharap HKTI Mampu Bawa Perubahan Lebih Baik Untuk Pertanian

***

Putraindonews.com - Jakarta | Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun  ke-49 tahun  di Kantor Sekretariat HKTI di kawasan Taman Lawang Jakarta Pusat, Rabu (27/04/2022).

Perayaan  hari jadi HKTI ini, dikemas dengan kegiatan menyantuni puluhan anak yatim dan Program Gerakan Nasional Segelas Beras untuk Disabilitas. Kali ini, para penyandang disabilitas yang hadir berasal dari Komunitas Ceritawina.

Baca JugaSatu Pohon, Puluhan Harapan: Cerita Hangat dari WMA #02

Program ini,  merupakan gagasan  Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko yang diluncurkan pada awal Maret lalu dan  bertujuan untuk meringankan beban penyandang disabilitas yang terkena dampak pandemi Covid-19.

Sebagai tanda perayaan HUT ke 49 HKTI,  dilakukan pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum DPP HKTI didampingi Sekjen HKTI Mayjen TNI (Purn) Bambang Budi Waluyo dan sejumlah pengurus DPP HKTI.

Baca JugaDigagas Lewat Kolaborasi Lintas Lembaga dan IPSI Kota Blitar Pasar Apung Karplos Resmi Dibuka

Ketua Umum DPP HKTI berharap di usianya ke-49 tahun ini,  HKTI dapat membawa perubahan sektor pertanian ke arah yang lebih baik, termasuk perubahan terhadap lingkungan. Hal ini penting,  karena lingkungan memberi dampak yang signifikan terhadap produksi pertanian

“Ini pertanian kita kalau tidak kita perhatikan dengan sungguh-sungguh maka ada kecenderungan terhadap kerusakan tanah, karena penggunaan pestisida, penggunaan pupuk yang berlebihan itu membuat tanah menjadi keras. Maka pendekatan-pendekatan organic juga diperlukan dan ini masyarakat juga sudah mulai menggeliat ke arah sana.  HKTI harus kawal dengan baik,” kata  Moeldoko yang juga sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Baca JugaBubarkan Tawuran hingga Tewaskan Pemuda di Makassar, Lima Anggota Polisi Diperiksa

Tak hanya itu, Moeldoko juga mendorong HKTI  bersama Pemerintah dapat  mengatasi persoalan-persoalan yang tengah  dihadapi petani, di antaranya persoalan pupuk yang  menjadi perhatian bersama. Terkait hal ini,  menurut Moeldoko yang  terpenting adalah bagaimana tetap menjaga ketersediaan pupuk bagi petani.

“Berikutnya persoalan capital. Pemerintah memberikan dukungan penuh untuk KUR, tapi justru para petani belum bisa memanfaatkan itu dengan baik karena memang keterbatasan. Ini akan disosialisasikan secara terus menerus,” ujar Mantan Panglima TNI ini.

Baca JugaSejumlah Aki Alat Pemantau Aktivitas Gunung Anak Krakatau Hilang

“Persoalan selanjutnya  digitalisasi adalah persoalan yang tidak dapat ditinggalkan untuk pertanian kedepan. Ini persoalan yang selalu HKTI update,” sambung Moeldoko.

Hal senada juga disampaikan Sekjen HKTI Mayjen TNI (Purn) Bambang Budi Waluyo. Ia mengatakan di usianya yang tidak muda lagi, HKTI harus dapat mempercepat konsolidasi baik ditingkat pusat maupun daerah.

Baca JugaKebakaran Teraji di Ruang RSUD Cibitung

Selain itu, Bambang Budi Waluyo berharap  kedepan HKTI dapat mencetak lebih banyak lagi petani milenial. Pasalnya petani yang ada saat ini masih didominasi usia 50 sampai 60 tahun keatas.

“Oleh karena itu mengajak generasi muda, utamanya milenial, jangan malu-malu untuk bertani, karena semuanya sudah menggunakan alat digitalisasi. Kita memupuk dan menyiram itu sudah pake drone. Kemudian menanam padi juga sudah pakai mesin alat tani, nah itu harapannya,” ujar Bambang Budi Waluyo.

Baca JugaPanglima TNI Tegas soal OPM: “Separatis Harus Ditumpas”

Harapan lainnya yang disampaikan  yakni HKTI tetap realistis dalam melihat kebijakan pemerintah.

“Karena HKTI ini mitra pemerintah tentunya kita juga mendukung kebijakan Pemerintah tentang petani dan pertanian, karena kita sebagai mitra strategis pemerintah. Tetapi HKTI juga harus kritis terhadap pemerintah apabila kebijakan tidak sesuai atau merugikan petani,” tuturnya.

Baca JugaKNPI Jawa Timur Desak Pemerintah Evaluasi Perlindungan Anak di Sekolah Pasca Kasus Kekerasan di SMP Negeri 18 Malang

Seperti diketahui perayaan HUT ke-49, telah diisi berbagai kegiatan, di antaranya sebelum bulan Ramadan, HKTI  memberikan pupuk gratis kepada petani sebanyak 100 ton, memberikan gerobak kepada pedagang sayur dan menyelenggarakan bazar. Kemudian di bulan Ramadan, HKTI melaksanakan kegiatan HKTI Peduli Ramadan. Red/Ben

***

Bagikan berita:

Berita Terkait