Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

PHDI Pusat Gelar Upacara Mejaya-jaya dan Mesimakrama di Pura Besakih

W Wedha • 25 Oct 2026 • 0 komentar
PHDI Pusat Gelar Upacara Mejaya-jaya dan Mesimakrama di Pura Besakih
Upacara Mejaya-jaya dan Mesimakrama di Pura Besakih, Karangasem, Bali (24/10). Wedha/Putraindonews

Putraindonews.com, Karangasem - Pengurus Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat masa bakti 2026-2031 menggelar upacara Mejaya-jaya dan Mesimakrama di Pura Besakih, Karangasem, Bali (24/10).

Upacara ini dilakukan setelah seluruh pengurus dilantik, sebagai rangkaian awal pengabdian pengurus baru.

Baca JugaPesawat Asian One Air Alami Kecelakaan di Bandara Bilorai Intan Jaya

Ketua Pengurus Harian PHDI Pusat, Letjen TNI I Nyoman Cantiasa, mengatakan kegiatan di Besakih ini diikuti oleh Sabe Pandita, Sabe Walaka, dan Pengurus Harian PHDI Pusat.

"Om Swastiastu. Hari ini kami berada di Besakih, di Pura Besakih dalam rangka kegiatan Mejaya-jaya dan Mesimakrama setelah kami dilantik pengurus PHDI tahun 2026 sampai 2031," ujar Cantiasa saat ditemui di Pura Besakih.

Baca JugaSejumlah Pelari Nekat Terobos Pagar Cut-Off Point

Menurut dia, upacara Mejaya-jaya memiliki dua tujuan utama. Pertama, sebagai bentuk penyucian dan pembersihan diri secara sekala dan niskala.

Kedua, sebagai wujud syukur atas amanah dan mandat yang diberikan Ida Sang Hyang Widhi Wasa serta umat Hindu di seluruh Nusantara.

Baca JugaJelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye, Pemprov DKI Gelar Modifikasi Cuaca

"Tujuannya adalah dalam rangka untuk penyucian diri, pembersihan diri, dan kita mensyukuri daripada amanah ataupun mandat dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa dan juga umat Hindu yang ada di seluruh Nusantara setelah kita didaulat untuk menjadi pengurus PHDI," katanya.

Cantiasa menjelaskan, dalam prosesi tersebut, para pengurus memohon doa restu dan anugerah agar dapat menjalankan tugas dengan baik. Ia berharap pengurus baru dituntun dan dijauhkan dari segala cobaan dan halangan.

Baca JugaInternet Global di Ambang Krisis

"Yang kedua adalah tujuannya menyampaikan rasa syukur dan mohon doa restu dan juga anugerah agar kita semua yang menjadi pengurus PHDI yang baru ini bisa melaksanakan tugas dengan baik. Dituntun dan dijauhkan dari cobaan, halangan dan sebagainya," ucapnya.

Tujuan akhir dari kepengurusan ini, lanjut Cantiasa, adalah mewujudkan visi besar PHDI sebagai rumah besar umat Hindu Nusantara.

Baca JugaRupiah Tergerus, Dolar Singapura hingga Ringgit Makin Malaysia Perkasa

"Sehingga tugas daripada pengurus PHDI bisa mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mewujudkan PHDI menjadi rumah besar umat Hindu Nusantara," tegasnya.

Cantiasa menegaskan, masa bakti kepengurusan PHDI Pusat adalah 2026-2031.

Baca JugaGeliat Literasi Malam di MIs Ibnu Syabil Weer Ohoiker

Untuk upacara di Besakih kali ini, PHDI mengundang unsur lengkap. Selain pengurus harian PHDI Pusat, hadir pula pengurus PHDI provinsi, PHDI kabupaten/kota di seluruh Indonesia, organisasi kemasyarakatan yang bernafaskan Hindu, para rektor dan akademisi dari perguruan tinggi Hindu,tokoh puri, tokoh-tokoh umat, kesatuan adat se-Bali, serta unsur generasi muda Hindu seperti Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) dan Perhimpunan Pemuda Hindu (Peradah).

Kegiatan Mejaya-jaya ini menjadi tradisi yang selalu dilakukan setiap awal masa kepengurusan PHDI Pusat di Pura Besakih sebagai pusat spiritual umat Hindu Nusantara. Red/GW

Baca JugaSekum MUI Tangsel KH Rojak Ajak Santri Banten Jaga Marwah dan Perkuat Pengabdian

Bagikan berita:

Berita Terkait