Putraindonews.com, Jakarta – Kasus dugaan keracunan Makan Bergizi Gratus (MBG) kembali menelan korban. Sebanyak 17 siswa SD Negeri 060870 Kota Medan disebut keracunan usai mengonsumsi susu yang diduga telah kadaluwarsa.
DPD PDI Perjuangan Sumut mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) mengusut tuntas penyebab kejadian, mengungkap kemungkinan kelalaian, dan memastikan pihak yang bertanggung jawab, agar program yang bertujuan menyehatkan anak-anak tidak justru membahayakan.
Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut yang juga Anggota DPR RI Komisi XIII, Rapidin Simbolon, mengatakan bahwa peristiwa tersebut tidak boleh dianggap remeh.
Baca JugaKecelakaan Kembali Terjadi di Jalan Akses Tol Gading SerpongAdapun 17 siswa yang diduga keracunan itu mengalami mual, muntah dan sakit perut setelah mengonsumsi makanan di sekolah, Jumat (9/10/2026), harus dipertangungjawabkan.
"Kalau sampai 17 anak mengalami mual dan muntah setelah mengonsumsi MBG, ini bukan persoalan sepele. Harus diperiksa bagaimana makanan disiapkan, kualitasnya diuji dan pengawasannya dilakukan. Jangan sampai program yang bertujuan menyehatkan anak justru membuat mereka dirawat di rumah sakit," tandas Rapidin kepada media, Sabtu (10/10). Red/HS
Baca JugaPerombakan di Tubuh Polri Kembali Dilakukan