Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

SEKJEN LPAI ; Anak Anak Harus Rehabilitasi agar Pulih Secara Fisik, Psykis dan Spiritual

S Samsuddin • 29 Jan 2021 • 0 komentar
SEKJEN LPAI ; Anak Anak Harus Rehabilitasi agar Pulih Secara Fisik, Psykis dan Spiritual
PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA | Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), melalui Sekjen Henny Ade Hermanoe yang akrab disapa Kak Henny, menggelar audience dengan orangtua yang anaknya menjadi korban perdagangan anak untuk seks komersial di Aula Polsek Tanjung Priok, Rabu (27/1/2021) pukul 18.00 wib.

Dalam audience dengan orang tua, Henny menyampaikan jika LPAI harus melalukan rehabilitasi untuk pemulihan psychologis dan trauma anak. Anak-anak juga harus pulih, bukan hanya fisik saja melaikan spiritual dalam keagamaan.

Baca JugaPolri Luncurkan Pembayaran Denda Tilang dan STNK Digital

"Saat ini, anak-anak akan kami lakukan rehabilitasi agar pulih secara paripurna. Karna orang tua tidak bisa menjamin anak-anak yang menjadi korban untuk tidak melakukan tindakan itu lagi, sebelum melakukan rehabilitasi untuk pemulihan." ucap Henny.

Mereka para adik-adik yang menjadi korban melakukan seks komersial, tidak menutup kemungkinan akan tertular penyakit seks, karna melakukan hubungan intim dengan orang yang tidak dikenal.

Baca JugaSidak Dapur MBG, Plt Bupati Pati Temukan Ikan Lele Tinggal Tulang dan Kepala

"Saat ini, anak-anak yang menjadi korban mengalami "shock", berawal dari rasa ketakutan akibat kejadian yang terjadi terhadap dirinya. Mereka butuh support dari keluarga untuk membuat dirinya tidak merasa terlalu disalahkan berlebihan." ujar Sekjen LPAI.

Adapun langkah-langkah yang harus dijalankan ketika melakukan rehabilitasi. Melakukan pengecekan kesehatan untuk terhindar dari penyakit, kemudian rehabilitasi dengan tahapan pyschologis, psyco social dan religi agar mental dan psykisnya kembali normal.

Baca JugaMomentum HUT TNI ke-81, Pangdam V/ Brawijaya Nyekar ke MBK Perkuat Nilai Perjuangan Bangsa

"Kami dari LPAI hanya membantu untuk melakukan rehabilitas dalam kurun waktu yang cukup singkat, tapi tetap pengawasa  orangtua yang lebih diutamakan. Orangtua harus tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga anak-anaknya, agar masa depan anak-anak tetap germilang dan dapat mencapai cita-cita mereka." himbau Kak Henny. Red/Ben

Bagikan berita:

Berita Terkait