Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Tuding Penjual Es Gabus Berbahan Spon, Anggota TNI-Polri Berujung Minta Maaf

S Samsuddin • 28 Jan 2026 • 0 komentar
Tuding Penjual Es Gabus Berbahan Spon, Anggota TNI-Polri Berujung Minta Maaf

Putraindonews.com, Jakarta – Ekspresi penyesalan tampak terpancar dari raut wajah anggota TNI dan Polri yang sebelumnya diduga memberikan tudingan kepada seorang penjual es kue berbahan spon bernama bernama Sudrajat.

Kasus tersebut sempat viral di media sosial sehingga menundang banyak atensi dari masyarakat.

Baca JugaDicari-Cari KPK, Nusron Wahid Justru Terlihat Hadir di Sidang Kabinet Prabowo-Gibran

Namun, belakangan muncul klarifikasi dari kedua personel TNI-Polri setelah tuduhan yang dialamatkan kepada Sudrajat tidak mempunyai bukti kuat, dan lebih-lebih mendapat banyak komentar mirik netizen.

Adapun permintaan maaf itu disampaikan setelah Tim Keamanan Pangan (Security Food) Dokpol Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan melalui uji seluruh sampel es kue, es gabus, agar-agar dan coklat meses yang dijual. Hasilnya, barang jualan tersebut semua aman dan layak dikonsumsi.

Baca JugaSadis! Di Tengah Bencana Nasional, Sejumlah Peralatan Karhutla Dikorupsi Pejabat BNPB

Keduanya diketahui anggota TNI selaku Babinsa Kelurahan Utan Panjang dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi mengutarakan penyesalannya atas kekeliruannya dan meminta maaf kepada penjual es kue tersebut.

Baca JugaSeorang Dokter di Bandung Ditangkap Lantaran Diduga Terlibat Kasus Kekerasan Seksual

"Menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat atas kegaduhan yang timbul akibat video yang sempat beredar luas di media sosial," kata Ikhwan dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (27/1).

"Namun demikian, kami menyadari bahwa kami telah menyimpulkan terlalu cepat, tanpa menunggu hasil pemeriksaan ilmiah dari pihak berwenang seperti Dinas Kesehatan, Dokpol, maupun Labfor Polri. Seharusnya proses klarifikasi dan verifikasi dilakukan terlebih dahulu sebelum memberikan informasi kepada masyarakat," ucapnya.

Baca JugaBNN Denpasar Bongkar Dugaan Jaringan Sabu-Ekstasi, Residivis Diburu: 8,5 Gram Sabu dan 5 Butir Ekstasi Disita

Atas kekeliruan itu, Ikhwan juga pun menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada Sudrajat, Dirinya mengaku tidak ada maksud untuk merugikan atau mencemarkan nama baik Sudrajat.

"Kami turut merasakan bagaimana situasi ini dapat mempengaruhi usaha dan kehidupan beliau sebagai pedagang kecil yang mencari nafkah untuk keluarga," tandasnya. Red/HS

Baca JugaImigrasi Sebut Nusron Wahid ke Malaysia, Kepulangannya Belum Diketahui
Tags: #viral #polri #kesehatan #tni #dinas kesehatan

Bagikan berita:

Berita Terkait