Putraindonews.com, Jakarta - Ustaz terkemuka, Das’ad Latif meminta aparat menghukum secara tegas pelaku dalam kasus promosi minumamln beralkohil yang menggunakan tantangan hafalan Alquran sebagai gimmick pemasaran.
Ia menilai kasus tersebut menjadi yang terakhir dan tidak kembali terjadi.
Baca JugaGibran Rakabuming Raka Dilaporkan ke Bareskrim Polri“Makin ke sini makin ke sana. Semoga ini ada tindakan hukum, dan ini yang terakhir kali,” kata Das’ad Latif merespons polemik tersebut dalam akun media sosial pribadinya, Selasa (11/8).
Sebelumnya perkara ini muncul saat video yang memperlihatkan seorang perempuan melafalkan Surah Ad-Duha di salah satu booth sponsor Newport dalam festival musik The Sounds Project viral di media sosial.
Baca JugaGerak Cepat Densus 88 Amankan Dua Pria Terduga Teroris di KlatenDalam video tersebut, perempuan itu mengikuti tantangan hafalan Alquran untuk mendapatkan minuman beralkohol secara gratis.
Setelah perempuan tersebut menyelesaikan hafalan Surah Ad-Duha, suasana di sekitar booth terdengar riuh.
Baca JugaPermohonan Pemakzulan Dikabulkan, Kubu Bupati Gowa Berjanji Akan Ada yang DibongkarPembawa acara dan petugas booth kemudian menanyakan minuman yang diinginkan peserta sebagai hadiah atas tantangan tersebut. Red/HS