KUNJUNGAN HIDAYAT ARSANI KE PASAR TRADISIONAL DI KABUPATEN BANGKA

IMG-20161103-WA0046-300×169

img-20161103-wa0046

Putraindonews.com.Babel (Sungailiat) — Calon gubernur Bangka Belitung, nomor urut 3,  Hidayat Arsani  mendatangi sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Bangka.

Kunjungan ke pasar-pasar tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi dari para pedagang.

“Salah satu masalah utama yang dirasakan oleh masyarakat khususnya ibu rumah tangga di Babel adalah terkait ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau. Para ibu rumah tangga merasakan betul betapa persoalan harga apalagi kebutuhan pokok sangat penting,” ujar Hidayat Arsani, di Pasar Sungailiat, Kamis 3 November 2016.

Hidayat  mengaku alasan dirinya mendatangi sejumlah pasar tradisional karena salah satu programnya adalah membangun Babel menjadi sejahtera dari sektor perekonomian.

“Kita mulai dari pasar. Di sini roda perekonomian rakyat bergerak. Saya lebih memilih pasar tradisional karena ini salah satu program utama kami yakni merevitalisasi, rehabilitasi sekaligus juga penataan pasar-pasar tradisional,” kata Hidayat Arsani.

img-20161103-wa0045

Calon yang diusung empat partai yakni Partai Golkar, Hanura, PKS, PAN ini menggagas pasar bersih, rapi infrastruktur, rapi stok/persediaan, dan nyaman.

“Jika saya dan Pak Sukirman diamanahi memimpin Provinsi Babel, yang pertama kami kerjakan adalah memperbaiki pasar-pasar. Pasar-pasar tradisional harus dibuat nyaman, akses menjadi mudah. Dan kita ingin agar para pedagang mendapatkan kepastian mereka bisa berada di tempat ini dalam jangka waktu yang panjang,” tegas Hidayat  Arsani yang sebelumnya di kenal sebagai Wakil Gubernur Babel dan pengusaha ini.

Hidayat Arsani, juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan, kerapian dan kenyamanan di pasar tradisional agar bisa bersaing dengan pasar modern.

Dalam kampanye tersebut, Hidayat arsani di sambut sorak para pedagang yang berebut berfoto bareng dan mengadukan persoalannya, 

” lah lame kami nak ketemu kek pak dayat. Sekarang agik ketemu. Tolonglah benahi pasar kami ini, lah leteh becek terus” ujar Sarni salah satu pedagang seraya mengajak foto Hidayat arsani.

(Rhena Mapikor)