Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

AS Selidiki Penembakan Israel terhadap Ratusan Warga Gaza yang Menunggu Bantuan

S Samsuddin • 01 Mar 2024 • 0 komentar
AS Selidiki Penembakan Israel terhadap Ratusan Warga Gaza yang Menunggu Bantuan

Putraindonews.com - Gedung Putih tengah mendesak penyelidikan terhadap tindakan Israel yang menembaki ratusan warga Palestina yang tengah menunggu bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.

"Menurut kami, kejadian baru-baru ini harus diselidiki secara menyeluruh," demikian menurut Juru Bicara Gedung Putih Olivia Dalton dalam sebuah konferensi pers, Kamis (29/2/24).

Baca JugaPresiden Paraguay Dimakzulkan

Ia menyebut, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pemerintah Israel untuk mendapatkan informasi tentang hal-hal yang menyebabkan tragedi tersebut.

Kejadian itu, ucapnya, menegaskan lagi pentingnya memperluas bantuan kemanusiaan supaya sampai di Gaza.

Baca JugaIran Buka Suara Soal Dua Kapal Tanker Terkena Ranjau di Selat Hormuz

"Tentu saja, kejadian di Gaza utara tersebut sangat memprihatinkan dan mengkhawatirkan karena nyawa manusia hilang secara tragis. Sudah terlalu banyak nyawa rakyat sipil yang hilang akibat operasi militer di Gaza," kata Dalton.

Juru bicara itu juga mengatakan bahwa Washington menghendaki Israel menjelaskan rencananya menjamin keamanan dasar di area operasinya.

Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026

"Karena hilangnya nyawa secara terus-menerus sangatlah memprihatinkan dan sangat, sangat tragis," kata dia.

Sementara itu, otoritas kesehatan Gaza mengkonfirmasi bahwa jumlah korban tewas akibat serangan pasukan Israel tersebut bertambah dari yang sebelumnya dilaporkan 104 orang menjadi 112 orang.

Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China

Serangan tersebut terjadi ketika ratusan warga Palestina yang tengah menunggu bantuan kemanusiaan di dekat daerah Dowar al-Nablusi di Kota Gaza tiba-tiba ditembaki oleh Israel.

Agresi militer Israel ke Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah menewaskan sedikitnya 30.035 warga Palestina dan mencederai lebih dari 70.000 orang lainnya.

Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel

Israel juga melakukan blokade total terhadap Jalur Gaza sehingga menyebabkan warganya, khususnya yang bertahan di Gaza utara, terancam kelaparan.

PBB menyebut aksi Israel itu menyebabkan 85 persen penduduk Gaza terusir dari tempat tinggalnya, 60 persen infrastruktur Gaza rusak dan hancur, dan menyebabkan kelangkaan makanan, air bersih, dan obat-obatan yang parah.

Baca JugaHasil Hitung Cepat Pemilu Israel, Posisi Netanyahu Tidak Aman

Menanggapi tuntutan Afrika Selatan atas agresi militer Israel itu, Mahkamah Internasional mengeluarkan putusan awal pada 26 Januari yang memerintahkan Israel untuk berhenti melakukan genosida dan mengupayakan perbaikan kondisi kemanusiaan di Gaza. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait