Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

COVID-19 MELONJAK, 32 Bus Siap Evakuasi Masyarakat Kudus

S Samsuddin • 08 Jun 2021 • 0 komentar
COVID-19 MELONJAK, 32 Bus Siap Evakuasi Masyarakat Kudus

PUTRAINDONEWS.COM

SEMARANG - JATENG | Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi ajak Pemda Kudus dan tokoh masyarakat untuk bahu membahu dalam menangani lonjakan angka covid-19 di wilayah Kudus, hal tersebut disampaikan Kapolda Jateng di Kodam IV Diponegoro Selasa (8/7/2021).

Pada kegiatan tersebut Kapolda ditemani oleh Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto, Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol M. Rudy Syafirudin dan Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Iskandar Fitriana Sutisna.

Baca JugaBMKG Sebut Gempa Tektonik di Sigi Dipicu Aktivitas Sesar Palolo

Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro sepakat menambah armada dengam total ada 32 kendaraan bus untuk membawa masyarakat yang akan melakukan isolasi mandiri dari eks-karasidenan Pati.

"Hari ini terjadi fluktuatif masyarakat yang akan berangkat dan mau diisolasi mandiri," terang Kapolda.

Baca JugaJenderal Listyo Dicpot dari Dewan Penasihat KSPSI

Kapolda membenarkan bahwa di Wilayah Jawa Tengah akan memberlakukan SOP penanganan managemen kontijensi covid-19.

"Ini akan dijadikan rule model manakala di wilayah kita terjadi fluktuatif terkait covid-19," ujarnya.

Baca JugaGunung Semeru Muntahkan Awan Panas

Langkah ini akan menjadi pembelajaran bagi daerah lain sehingga managemen ini akan berjalan di daerah lain sesuai dengan SOP managemen kontijensi covid-19 yang sudah diterapkan di wilayah Kudus.

"Dengan demikian tidak ada jalan keluar bagi wilayah kita yang nanti tidak tersentuh oleh kerjasama antara antara TNI/Polri dan Pemda,"ungkapnya.

Baca JugaPemerintah Rencana Buka Tes CPNS Tahun Ini

Kapolda menuturkan akan mengevaluasi langkah-langkah ini selama 1-2 Minggu.

"Saya yakin dan percaya bahwa langkah kita akan mampu mengikis covid-19 di wilayah Kudus,"terangnya.

Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media Online

Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro mencoba untuk memperbaiki data dengan menggabungkan data yang sudah ada baik dari TNI/Polri maupun dari Pemda. Melalui data tersebut akan di tentukan berapa perkembangan masyarakat yang positif, sembuh dan meninggal.

Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudianto memberi penekanan pada beberapa SOP seperti bagaimana cara menggunakan dan melepas APD agar tak membahayakan nakes itu sendiri.

Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi Masyarakat

Selain penggunaan APD, Pangdam juga menekankan pada SOP bagaimana nakes menangani Covid di rumah sakit dan SOP ketika nakes berada di laboratorium.

Selama 2 hari kedepan laboratorium di Kudus akan diperbaiki sehingga untuk sementara penggunaan laboratorium akan bekerjasama dengan Undip dan RS di Salatiga.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Kapolda dan Pangdam juga menyoroti pelaksanan evakuasi mulai dari penjemputan masyarakat dari desa masing-masing untuk dikumpulkan di Rusunawa di Kudus dan selanjutnya akan diberangkatkan di Asrama Haji Donohudan di Boyolali.

Polda Jateng dan Kodam IV Diponegoro alam terus mengevalusi Pelaksanaan evakuasi tersebut dan memperbaikinya secara terus menerus sehingga pelaksanaan evaluasi dapat berjalan dengan baik sehingga masyarakat yang dievakuasi akan merasa nyaman. Red/Ben

Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

Bagikan berita:

Berita Terkait