Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Alat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan

S Samsuddin • 05 Nov 2026 • 0 komentar
Alat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan
ilustrasi

Putraindonews.com, Jakarta – Kasus penyadapan terhadap presiden dan sejumlah petinggi partai hingga media yang akhir-akhir ini marak di Indonesia dengan salah satu pelaku uamanya Jenderal Listyo Sigit Prabowo kini terus disorot.

Pengamat politik dan militer Universitas Nasional, Selamat Ginting, bahkan menilai mengatakan alat sadap milik negara tersebut senilai satu triliun rupiah yang dipindahkan dari Mabes Polri ke rumah sejumlah jenderal setelah Listyo Sigit Prabowo saat tidak lagi menjabat Kapolri.

Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat

Pihaknya menduga operasi jaringan tersebut ditopang dana dari judi online, narkoba, dan tambang. Klaim itu ia sampaikan dalam siniar di kanal Akbar Faizal Uncensored.

“Alat khusus yang sangat mahal, triliunan, alat sadap ini kan sebenarnya pada beberapa tahun lalu sudah dipersoalkan oleh beberapa LSM. Penyadapan itu tidak bisa sembarangan,” kata Selamat, Rabu (4/11/2026).

Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla

Menurutnya, penyadapan bermula ketika Mabes Polri mendeteksi aktivitas perangkat sadap di rumah Irjen Ahrie Sonta Nasution.

Pada saat yang sama, perangkat serupa bekerja di rumah Irjen Slamet Uliandi dan Irjen Eko Hadi Santoso, salah satunya di kompleks Widya Chandra, Jakarta Selatan.

Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang

Ia menyebut Divisi Propam bersama Brimob bergerak sekitar pukul 01.00 WIB pada Selasa dini hari. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait