Putraindonews.com, Jakarta – Kericuhan terjadi dalam aksi penolakan konser Andrea Bocelli di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/11).
Kombes Pol. Budi Hermanto mengungkap kronologi tersebut terjadi saat aksi diikuti sekitar 300 orang tersebut yang berlangsung sejak pukul 15.30 WIB hingga pukul 18.00 WIB, menjelang konser yang dimulai pukul 19.00 WIB.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaKendati begitu, telah dilakukan tiga kali audiensi antara pihak penolak dan panitia, keduanya tidak mencapai kesepakatan.
Situasi kemudian memanas setelah terjadi pelemparan batu dan kayu berlangsung ke arah petugas pengamanan.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangAkibat insiden tersebut, sebanyak 33 orang, terdiri dari personel TNI, Polri, dan warga masyarakat, mengalami luka-luka.
Tiga korban di antaranya masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit. Polisi menyatakan tidak ada peserta aksi yang diamankan dan situasi akhirnya berhasil dikendalikan. Red/HS
Baca JugaHadapi Cuaca Ekstrem, Polres Blitar Kota Gelar Apel Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi 2026