Putraindonews.com-Pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan adaptif harus terus diwujudkan sebagai upaya membangun fondasi pendidikan di Indonesia dalam rangka meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) nasional.
"Upaya untuk merealisasikan pendidikan yang inklusif sejak dini harus dilakukan sebagai bagian
Baca JugaLestari Moerdijat: Tingkatkan Minat Baca Masyarakat secara Konsistenproses membangun karakter anak bangsa dalam upaya mewujudkan peningkatan daya saing SDM nasional," kata Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/10).
Pada serah terima jabatan, Senin (21/10), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti berjanji akan menciptakan pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan adaptif.
Baca JugaGelar Rapim, BP MPR Tetapkan Lima Topik Kajian 2026 dan Program Kegiatan Baru tentang KonstitusiPada masa kepemimpinannya Abdul Mu'ti berjanji pendidikan prasekolah akan mendapatkan perhatian serius karena merupakan bagian dari fondasi pendidikan di Indonesia dalam proses pembangunan SDM nasional yang lebih baik.
Menurut Lestari, upaya tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing anak bangsa.
Baca JugaLestari Moerdijat: Pangkas Ketimpangan Kasus Pernikahan Dini di Tanah AirApalagi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, pada catatan The Global Talent Competitiveness Index 2022 terbitan INSEAD, Human Capital Leadership Institute, dan Portulans Institute, Indonesia menduduki peringkat ke-82 dari 133 negara yang diteliti dengan skor 37,00.
Rendahnya tingkat daya saing global itu, tambah Rerie, sebanding juga dengan rendahnya tingkat kecerdasan intelektual (IQ) penduduk Indonesia.
Baca JugaBencana Hidrometeorologi Terus Terjadi, Eddy Soeparno Tegaskan Urgensi RUU Pengelolaan Perubahan IklimDalam Average IQ by Country 2022 yang dijabarkan oleh World Population Review, IQ rata-rata penduduk Indonesia tercatat baru sebesar 78,49 atau masih pada kategori rendah.
Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu sangat berharap intervensi sejak dini dalam proses pendidikan dapat mengakselerasi peningkatan daya saing setiap anak bangsa.
Baca JugaBicara di Forum Geothermal Dunia, Eddy Soeparno Mengajak Investor Tanam Modal di Proyek Panas Bumi IndonesiaTentu saja, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat agar upaya akselerasi peningkatan daya saing SDM nasional dapat segera terwujud.Red/HS