Putraindonews.com, Jakarta - Sebuah gempa kuat bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Sagaing, Myanmar pada Jumat (28/3), disusul gempa susulan bermagnitudo 6,4 yang terjadi 12 menit kemudian, menurut laporan Survei Geologi Amerika Serikat (US Geological Survey).
Wilayah Sagaing terletak di bagian barat laut Myanmar dan berpenduduk lebih dari 5 juta jiwa.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Kedua gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer.
Bagian tengah Myanmar dilaporkan menjadi wilayah yang terdampak paling parah, sementara guncangan juga menyebabkan gangguan pada komunikasi seluler.
Gambar yang dibagikan media lokal menunjukkan sejumlah bangunan dan jalan mengalami kerusakan.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaHingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.
Guncangan juga terasa hingga Thailand dan negara-negara tetangga.
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke IsraelLaporan dari Thailand menyebutkan bahwa gempa bermagnitudo 4,2 terasa di ibu kota Bangkok, di mana sebuah gedung bertingkat yang masih dalam tahap konstruksi di Distrik Chatuchak dilaporkan runtuh, sementara penghuni gedung-gedung tinggi terpaksa dievakuasi. Red/HS