Putraindonews.com, Jakarta – Kabar tidak sedap datang dari dunia peternakan ayam petelur. Hal itu setelah peternak ayam petelur dari berbagai wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta membagikan 1.600 ayam secara gratis kepada masyarakat di kawasan Malioboro pada Senin (10/8).
Aksi itu diambil bukan tanpa alasan. Mereka melakukan itu sebagai wujud protes atas anjloknya harga telur dan ayam afkir di tengah biaya pakan yang masih tinggi.
Baca JugaGebrakan Kapolri Baru, 88 Pati Langsung DimutasiDalam pengakuan peternak, kondisi anjloknya harga membuat usaha mereka mengalami kerugian dalam beberapa bulan terakhir.
Koordinator Peternak Ayam Petelur DIY Andry Patra mengungkapkan bahwa pembagian ayam dilakukan sebagai bentuk sedekah sekaligus simbol kondisi peternak yang tengah tertekan.
Baca JugaFerry Irwandi Bagikan Momen Dirinya Dibuntuti Mobil MisteriusMenurut dia, harga ayam afkir saat ini terlalu rendah sehingga peternak memilih mengurangi populasi lebih cepat.
Dalam aksi tersebut, sebanyak 1.600 ayam yang dibagikan disebut tidak sebanding dengan jumlah populasi yang dimiliki peternak secara keseluruhan.
Baca JugaDampak Asap Karhutla, Udara di Palangka Raya Memburuk“Kita mau sedekah ke masyarakat. Karena harga ayam tidak laku. Ini Rp13.000 itu ibaratnya kita buang ayam, supaya populasi lebih turun lebih cepat,” kata Andry di halaman Kantor DPRD DIY. Red/HS