Putraindonews.com, Jakarta – Perang antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan sekutu Israel memasuki babak baru yang lebih besar.
Berita terbaru menyebutkan bahwa eskalasi perang di Timur Tengah kian memanas dan situasi semakin sulit dikendalikan.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Adapun informasi terbaru menyebutkan bahwa Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Minggu (1/3) telah menyerang kapal induk USS Abraham Lincoln di Teluk dengan menggunakan empat rudal balistik sebagai bentuk balasan terhadap serangan AS dan Israel ke negara tersebut yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.
"Kapal induk AS Abraham Lincoln dihantam oleh empat rudal balistik," kata Garda Revolusi Iran dalam sebuah pernyataan yang dimuat oleh media lokal, dilansir Aljazeera, Minggu (1/3).
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaUSS Abraham Lincoln merupakan kapal induk kelas Nimitz kelima milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal ini dilengkapi dengan jet tempur siluman F-35 generasi terbaru yang dirancang untuk menghindari deteksi radar musuh.
Adapun USS Abraham Lincoln telah beroperasi di Laut Arab sejak akhir Januari. Belum ada konfirmasi langsung tentang kerusakan atau korban jiwa dari militer AS akibat serangan itu. Red/HS
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel