Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Ketua MPR RI Gagas Tour Wayang di Malaysia: Jembatan Seni dan Persaudaraan Dua Negara Serumpun

S Samsuddin • 21 Jul 2025 • 0 komentar
Ketua MPR RI Gagas Tour Wayang di Malaysia: Jembatan Seni dan Persaudaraan Dua Negara Serumpun

Putraindonews.com-Dalam rangka mempererat hubungan budaya Indonesia-Malaysia, Ketua MPR RI Ahmad Muzani menggagas Tour Wayang Santri Malaysia 2025. Acara ini menampilkan wayang golek santri bertajuk "Putra Satria Laras" dari Tegal, Jawa Tengah, sebagai bentuk diplomasi budaya sekaligus hiburan bagi diaspora Indonesia di Malaysia.

Gagasan Ahmad Muzani ini merupakan implementasi soft diplomacy Indonesia-Malaysia, dengan mengenalkan dan menghadirkan budaya Indonesia kepada pemerintah dan warga Malaysia. Wayang Golek Santri memiliki nilai yang penuh keunikan, memadukan seni pedalangan tradisional dengan nilai-nilai Islami, relevan dengan masyarakat multikultural Malaysia.

Baca JugaLestari Moerdijat: Tingkatkan Minat Baca Masyarakat secara Konsisten

"Pertunjukan wayang santri merupakan tradisi ratusan tahun lalu di tanah Jawa dari para leluhur kita dan sekarang sebagai budaya tetap hidup. Ini yang kita tunjukkan bahwa di desa desa di Jawa banyak rakyat belajar agama untuk mengingat siapa kita dari mana kita dan untuk siapa kita hidup. Dalam dunia wayang dan dunia santri sama-sama diingatkan agar kita selalu bertawakal kepada Allah SWT. Selalu berbuat baik utk sesama," kata Ahmad Muzani dalam keterangannya, Minggu (20/7/2025).

"Ini adalah momentum menunjukkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus merawat ikatan sejarah dengan Malaysia. Wayang menjadi bukti bahwa dua negara serumpun bisa bersinergi melalui seni," tambahnya.

Baca JugaGelar Rapim, BP MPR Tetapkan Lima Topik Kajian 2026 dan Program Kegiatan Baru tentang Konstitusi

Ketua MPR RI menambahkan, sebagai bangsa serumpun, Indonesia dan Malaysia memiliki ikatan budaya yang tak terpisahkan. Tour Wayang Santri ini adalah strategi diplomasi lunak untuk mengingatkan kembali akar persaudaraan kita.

"Melalui lakon 'Putra Satria Laras' yang sarat nilai akhlak dan kepemimpinan, kami ingin menunjukkan bahwa seni tradisional mampu menjadi jembatan di tengah tantangan global," jelas Muzani.

Baca JugaLestari Moerdijat: Pangkas Ketimpangan Kasus Pernikahan Dini di Tanah Air

Pagelaran akan menghadirkan legenda dalang Indonesia Ki Haryo Susilo Enthus Susmono di empat kota yakni Keraton Mbah Anang, Johor Bahru, Angsana Mall, Johor Bahru, Alamis Hotel Kuala Lumpur, terakhir di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Sebagai Dalang muda milenial, Ki Haryo Susilo Enthus Susmono mengembangkan seni tradisi wayang golek dengan syiar agama Islam yang dikemas dalam bingkai budaya.

Baca JugaBencana Hidrometeorologi Terus Terjadi, Eddy Soeparno Tegaskan Urgensi RUU Pengelolaan Perubahan Iklim

"Wayang golek santri bukan sekadar tontonan, tapi medium penyebaran nilai akhlak universal. Lakon 'Putra Satria Laras' yang kami bawakan sarat pesan toleransi, kepemimpinan, dan kearifan budayal. Ini adalah kebanggaan bisa membawanya ke Malaysia sebagai jembatan budaya dua saudara serumpun," jelas Ki Haryo Susilo Enthus Susmono.

Penyelenggaran Wayang Santri di Malaysia dukung penuh olek KBRI Malaysia dan KJRI Johor Bahru. Duta Besar Indonesia untuk Malaysia, Hermono mengatakan  KBRI menyambut baik inisiatif MPR RI ini sebagai bagian dari program  Jembatan Budaya Indonesia dan Malaysia.

Baca JugaBicara di Forum Geothermal Dunia, Eddy Soeparno Mengajak Investor Tanam Modal di Proyek Panas Bumi Indonesia

“Wayang golek santri dipilih karena relevansinya dengan masyarakat multikultural Malaysia. Kami akan memastikan acara ini menjadi momentum rekatkan diaspora Indonesia dengan saudara serumpun di Malaysia," jelasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri anggota DPR RI Hj Himmatul Aliyah yang merupakan wakil rakyat daerah pemilihan Jakarta II yaitu Luar Negeri. Selain itu turut hadir anggota DPR RI Danang Wicaksana Sulistya anggota Fraksi Gerindra dan Anggota DPR Fraksi Gerindra Andre Rosiade. Serta pejabat walikota Johor Baru Malaysia.

Baca JugaWaka MPR RI, A.M. Akbar Supratman, Bertemu Kepala Daerah Se-Sulawesi Tengah, Dukung Program Prioritas Presiden Prabowo

Pementasan wayang menargetkan penonton Diaspora Indonesia Malaysia, yang berdiam di Johor Bahru dan Kuala Lumpur, Komunitas Penggiat Seni di Malaysia, para pelajar dan akademisi yang tertarik dengan budaya wayang.Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait