Putraindonews.com, Jakarta – Pemerintah Republik Rakyat Tiongkok melayangkan kritikan pedas terhadap serangan militer Amerika Serikat (AS) terhadap Iran, terutama serangan gabungan yang baru-baru ini dilancarkan bersama Israel ke Teheran, Iran yang menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam pernyataannya, juru bicara Kementerian Pertahanan Tiongkok, Wu Qian, menyebut bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan kedaulatan negara berdaulat.
Baca JugaLula da Silva Kembali Terpilih Jadi Presiden Brasil“China dengan tegas menentang penggunaan kekuatan atau ancaman penggunaan kekuatan dalam hubungan internasional. Tindakan militer yang dilakukan Amerika Serikat terhadap Iran merupakan agresi yang tidak dapat diterima,” kata Wu Qian dalam konferensi pers rutin Kementerian Pertahanan di Beijing, seperti dikutip media pemerintah Xinhua News Agency.
Menurut Wu, pendekatan konfrontatif hanya akan memperburuk situasi keamanan global. “Kami mendesak pihak terkait untuk segera menghentikan tindakan militer dan kembali ke jalur dialog serta negosiasi,” ujarnya.
Baca JugaRusak! Militer Manfaatkan Orang Dalam untuk Main JudiTidak hanya itu, Wu juga mengritik rekam jejak militer AS yang disebutnya sebagai negara doyan perang.
“Fakta sejarah menunjukkan bahwa kebijakan militer Amerika Serikat di berbagai kawasan telah menjadikannya sumber ketidakstabilan global,” kata Wu, sebagaimana dilansir Global Times. Red/HS
Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan Reklame