Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

MENTERI PUPR AJAK ANGGOTA G20 Perkuat Kerjasama SDA dan Pertanian

S Samsuddin • 13 Sep 2020 • 0 komentar
MENTERI PUPR AJAK ANGGOTA G20 Perkuat Kerjasama SDA dan Pertanian

PUTRAINDONEWS.COM

JAKARTA | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengajak para negara anggota G-20 untuk menguatkan kerja sama di tengah Pandemi COVID-19, khususnya pada bidang pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) dan pertanian. Hal tersebut diungkapkan Menteri Basuki dalam pertemuan Menteri Pertanian dan SDA negara-negara G-20 yang dilaksanakan secara virtual/daring, Sabtu (12/9/2020). Hadir juga mewakili Indonesia, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

"Selama pandemi COVID-19 ini, Kementerian PUPR telah bertekad untuk berperan aktif dalam mewujudkan ketersediaan air yang berkelanjutan dan pengelolaan sanitasi serta kesehatan lingkungan melalui sejumlah program," kata Menteri Basuki.

Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026

Diungkapkan Menteri Basuki, program pertama terkait pengelolaan air dan pertanian yang saat ini tengah dikerjakan bersama Kementerian Pertanian adalah pengembangan Food Estate pada sekitar 165.000 hektar di kawasan eks-PLG Provinsi Kalimantan Tengah. "Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi ancaman kekeringan dan krisis pangan di masa mendatang," ujarnya.

Program kedua terkait pengelolaan air yang menurut Menteri Basuki juga penting dan tidak boleh diabaikan adalah pengurangan risiko bencana banjir. "Pada tahun 2020 beberapa bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia telah menimbulkan kerusakan yang cukup serius termasuk merusak sejumlah bangunan infrastruktur," tuturnya.

Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China

Selanjutnya, dalam mendukung capaian SDG (Sustainable Development Goals) 6, Menteri Basuki mengatakanKementerian PUPR terus mendorong terwujudnya program 100-0-100 yaitu 100 persen akses universal air minum, 0 persen permukiman kumuh, dan 100 persen akses sanitasi layak.

Di tengah Pandemi COVID-19, Menteri Basuki menegaskan sejumlah target infrastruktur SDA akan terus dilanjutkan dengan memperhatikan protokol kesehatan, sebab pencapaian program ketahanan pangan membutuhkan dukungan ketahanan air.

Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel

"Pembangunan infrastruktur SDA antara lain pembangunan 61 bendungan pada 2020-2024, rehabilitasi 2,5 juta hektar irigasi, konstruksi 500 ribu ha jaringan irigasi baru, pembangunan 2.000 km pengendali banjir dan pengaman pantai," kata Menteri Basuki.

Pertemuan Menteri bidang Pertanian dan Pengelolaan SDA negara-negara G-20 pada tahun 2020 fokus pada dampak ketahanan pangan, juga pentingnya air bersih, sanitasi dan pengelolaan sampah dalam menghadapi Pandemi COVID-19. G-20 sendiri merupakan kelompok negara-negara yang mempunyai peranan untuk menghadapi krisis ekonomi dalam tata kelola finansial global. Indonesia telah menjadi anggota G-20 sejak dibentuk tahun 1999. Red/Pur

Baca JugaHasil Hitung Cepat Pemilu Israel, Posisi Netanyahu Tidak Aman

Bagikan berita:

Berita Terkait