Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

MPR Ungkap Dampak Perang Hamas-Israel

S Samsuddin • 19 Oct 2023 • 0 komentar
MPR Ungkap Dampak Perang Hamas-Israel

Putraindonews.com - Jakarta | Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengungkap konflik antara Hamas Palestina dan Israel membawa sejumlah dampak sosial yang merugikan.

"Perang Hamas-Israel, selain menimbulkan persoalan kemanusiaan, juga berdampak pada relasi antarnegara dan perekonomian global," kata Lestari Moerdijat dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (19/10/23).

Baca JugaLestari Moerdijat: Tingkatkan Minat Baca Masyarakat secara Konsisten

Oleh karena itu, Lestari menegaskan percepatan perdamaian antara kedua wilayah itu harus menempatkan kesadaran pemulihan dan kebangkitan ekonomi menuju kesejahteraan manusia.

Lestari mengatakan hal itu dalam diskusi daring Dampak Global Perang Hamas-Israel yang digelar Forum Diskusi Denpasar 12 pada Rabu 18 Oktober. Dia pun menegaskan bahwa perang dalam bentuk apa pun tidak dibenarkan.

Baca JugaGelar Rapim, BP MPR Tetapkan Lima Topik Kajian 2026 dan Program Kegiatan Baru tentang Konstitusi

Selain merugikan kedua belah pihak, tambahnya, perang juga memberikan dampak signifikan pada perkembangan dunia.

Konflik di Timur Tengah secara menyeluruh memberikan dampak ketakutan pada dunia, karena wilayah tersebut merupakan pemasok energi dan jalur pelayaran utama global.

Baca JugaLestari Moerdijat: Pangkas Ketimpangan Kasus Pernikahan Dini di Tanah Air

Lestari mengakui upaya kebangkitan dan pemulihan perekonomian menjadi salah satu kerentanan global pascapandemi. Terlebih, tambahnya, perekonomian dunia masih belum pulih dari inflasi yang diperparah oleh konflik Rusia-Ukraina.

Menurut dia, salah satu antisipasi dalam perkembangan dunia adalah perlu campur tangan kecanggihan teknologi dalam persenjataan yang menyebabkan banyak korban berjatuhan dalam suatu konflik.

Baca JugaBencana Hidrometeorologi Terus Terjadi, Eddy Soeparno Tegaskan Urgensi RUU Pengelolaan Perubahan Iklim

"Inilah salah satu kekhawatiran di dunia modern, dunia yang semakin kehilangan nilai dan tidak lagi menghargai kemanusiaan," kata Lestari. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait