Putraindonews.com, Jakarta – Serangan siber terhadap Taiwan tercatat mencapai rata-rata 2,63 juta per harinya yang diduga berasal dari China, dilansir dari Kyodo-OANA.
Akumulasi serangan yaitu terhitung sepanjang 2025, dengan peningkatan sekitar enam persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca JugaDonald Trump Jadi Bahan Olokan di Iran, Terpenjara di Papan ReklameMasih menurut sumber yang sama, serangan itu datang dengan target utama pada infrastruktur vital, menurut laporan Biro Keamanan Taiwan yang dirilis akhir pekan lalu.
Laporan itu menyebutkan sektor energi, layanan penyelamatan darurat, dan rumah sakit mengalami lonjakan serangan paling signifikan. Red/HS
Baca JugaParlemen Malaysia Minta Prabowo Atasi Masalah Karhutla Menggunakan Bahasa Jawa