Putraindonews.com, Jakarta – Akibat cuaca ekstrem disertai ombak ganas, kapal feri antar-pulau MV Matui dikabarkan tenggelam di perairan dekat Vanuatu, negara kepulauan di Pasifik Selatan.
Kapal tersebut membawa lebih dari 30 orang lainnya masih dinyatakan hilang hingga Minggu, 13 September 2026.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Kantor Perdana Menteri Vanuatu mengungkapkan bahwa sedikitnya 15 orang dari lebih dari 40 penumpang dan awak kapal telah ditemukan dalam kondisi selamat.
Dalam pernyataannya di Facebook yang dilansir Anadolu Agency, kantor perdana menteri mengatakan operasi pencarian di perairan terbuka mulai dikurangi dan fokus dialihkan ke pesisir tenggara.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaKeputusan tersebut diambil karena arus laut diperkirakan telah membawa sejumlah korban selamat ke arah pesisir tersebut. Anggota Parlemen Luganville Matai Seremiah turut memberikan informasi mengenai perkembangan operasi pencarian. Red/HS