Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Pembicaraan Damai dengan Ukraina di Istanbul, Rusia Akui Puas

S Samsuddin • 17 May 2025 • 0 komentar
Pembicaraan Damai dengan Ukraina di Istanbul, Rusia Akui Puas

Putraindonews.com, Jakarta - Konflik Rusia-Ukraina segera memasuki babak baru. Hal itu setelah Rusia menyatakan rasa puas atas hasil pembicaraan damai dengan Ukraina, kata Vladimir Medinsky, ketua delegasi Rusia untuk perundingan di Istanbul itu.

"Secara keseluruhan, kami puas dengan hasilnya dan siap melanjutkan dialog," kata Medinsky, yang juga penasihat Presiden Vladimir Putin, dalam konferensi pers di ibu kota Turki itu pada Jumat (16/5).

Baca JugaPresiden Paraguay Dimakzulkan

Pihaknya menambahkan bahwa pembicaraan itu menghasilkan tiga poin kesepakatan.

Pertama, pertukaran tawanan masing-masing 1.000 orang dalam beberapa hari mendatang.

Baca JugaIran Buka Suara Soal Dua Kapal Tanker Terkena Ranjau di Selat Hormuz

Kedua, Ukraina meminta perundingan langsung kedua pemimpin negara. Delegasi Rusia telah "memperhatikan permintaan tersebut," kata Medinsky.

"Ketiga, kami bersepakat untuk menyampaikan visi masing-masing soal kemungkinan gencatan senjata di masa mendatang dan menjelaskannya secara terperinci," kata dia.

Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026

Setelah penyampaian visi, kedua pihak setuju untuk melanjutkan negosiasi, kata Medinsky.

Dalam konferensi pers terpisah, ketua delegasi Ukraina Rustem Umerov menyebut pertukaran tawanan sebagai "hasil utama pertemuan."

Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China

Dia mengatakan negosiasi membahas tiga isu inti: gencatan senjata, pertukaran tawanan, dan kemungkinan pertemuan kedua presiden.

"Rekan-rekan kami sedang menjalin komunikasi dan akan saling bertukar semua dokumen," kata Umerov.

Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel

Dia menambahkan bahwa setelah pertukaran tawanan selesai, Rusia dan Ukraina akan mengumumkan langkah selanjutnya. Red/HS

Bagikan berita:

Berita Terkait