Putraindonews.com, Jakarta – Rencana pemerintah memberlakukan kegiatan belajar daring pasca Lebaran kini mulai dibatalkan.
Kebijakan pemberlakuan pembelajaran jarak jauh itu tujuannya untuk penghematan konsumsi bahan bakar minyak imbas perang Timur Tengah.
Baca JugaMenlu Singapura Kunjungi Indonesia di Tengah Memanasnya Hubungan Indonesia-SingapuraLangkah serupa memang telah ditempuh sejumlah negara, khususnya di kawasan ASEAN, mulai dari Thailand, Vietnam, Filipina dan lain-lain.
Sebelumnya, wacana penerapan sekolah daring direncanakan mulai April 2026 tersebut menjadi salah satu upaya penghematan bahan bakar minyak (BBM).
Baca JugaHUT ke-9, IMO-Indonesia Tegaskan Pentingnya Kualitas PemberitaanMenteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan, hasil koordinasi lintas kementerian pembelajaran tatap muka harus tetap dijaga demi memastikan kualitas pendidikan tidak menurun. Red/HS