Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Prancis Akui Palestina sebagai Negara Berdaulat

S Samsuddin • 28 Jul 2025 • 0 komentar
Prancis Akui Palestina sebagai Negara Berdaulat

Putraindonews.com, Jakarta – Pengakuan Palestina sebagai negara berdaulat kembali mengalir dari berbagai penjuru negara. Terbaru, Prancis menyatakan kesediaan mengakui Palestina sebagai negara merdeka.

Adapun, Prancis berencana untuk mengakui negara Palestina di Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada bulan September, menarik kecaman dari Israel dan Amerika Serikat. Apalagi hal itu di tengah perang di Gaza antara Israel dan kelompok militan Palestina Hamas.

Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026

Pada hari Jumat (25/7), Menteri Luar Negeri Italia mengatakan pengakuan negara Palestina harus terjadi bersamaan dengan pengakuan Israel oleh entitas Palestina yang baru.

Di samping itu, seorang juru bicara pemerintah Jerman juga mengatakan bahwa Berlin tidak berencana untuk mengakui negara Palestina dalam jangka pendek dan mengatakan prioritasnya sekarang adalah membuat "kemajuan yang sudah lama tertunda" menuju solusi dua negara.

Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengumumkan bahwa negaranya akan secara resmi mengakui Negara Palestina pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) September mendatang.

Pengumuman ini disampaikan Macron pada Kamis (24/7/2025), di tengah meningkatnya tekanan internasional terhadap Israel atas krisis kemanusiaan di Gaza.

Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel

"Prioritas mendesak hari ini adalah mengakhiri perang di Gaza dan menyelamatkan penduduk sipil," tulis Macron dalam unggahannya di media sosial, dilansir AFP.

Jika kemudian terealisasi maka Prancis menjadi negara kelompok kaya G-7 yang mengakui Palestina. Red/HS

Baca JugaHasil Hitung Cepat Pemilu Israel, Posisi Netanyahu Tidak Aman
Tags: #israel #amerika serikat #gaza #palestina #hamas

Bagikan berita:

Berita Terkait