Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Sosok Didimus Buma, Perintis Kelompok Tani Makmur di Desa Tema Tana

S Samsuddin • 09 Oct 2023 • 0 komentar
Sosok Didimus Buma, Perintis Kelompok Tani Makmur di Desa Tema Tana

Putraindonews.com - NTT | Geliat anak muda sebagai penggerak kemajuan di sektor pertanian kini mulai terasa di Kabupaten Sumba Barat.

Kini hadir Didimus Buma sosok inspiratif yang terus bekerja keras. Banyaknya lahan tidur yang terbentang luas membuat sosok Didimus tergerak untuk menjadikan lahan produktif.

Baca JugaSolois Samarinda Mohamad Rizky Ajak Pendengar Kembali Percaya pada Cinta

Bermodal lahan yang dipinjam Ia berhasil menanam Komiditas Hortikultura di Wee Tanaya, Desa Tema Tana, Kecamatan Loli, Kabupaten Sumba Barat, NTT.

Untuk memulainya, Didi harus mengeluarkan dana secara mandiri tanpa bantuan dari pihak manapun.

Baca JugaSembilan Tahun Digelar, Puteri Remaja Indonesia Kembali Hadirkan Kompetisi Remaja Berprestasi

Beranggotakan 21 orang, lahan seluas 1 Hektar ini pada akhirnya terbentuk menjadi kelompok yang dinamai Kelompok Tani Makmur pada tahun 2022.

Ditemui di lahannya, lulusan Sarjana Matematika itu mulai bercerita awal dirinya bisa mengarungi jalan terjal di bidang Pertanian.

Baca JugaMiss Thailand Gugat Suami Miliarder

"Awalnya saya melihat lahan kosong yang dikerjakan sama sekali selama belasan tahun, jadi karena saya juga hobi bertani dan melihat peluang pasar saya meminjam kepada tuan lahan untuk saya kelola karena bagi saya ini sangat menjanjikan," urai Didi Senin (9/10/23) siang.

Sampai saat ini Didi sudah menanam Cabe sebanyak seribu lebih pohon, Tomat sebanyak 2 ribu lebih pohon, Brokoli, Pitsay dan juga Kol sebanyak 200 lebih pohon.

Baca JugaDari Tanah Air Menuju Amerika, Daniel Sudar Bawa Kisah Personal dalam “Leaving Indonesia”

"Sebenarnya kita bisa hasilkan sendiri hasil pangan, karena faktor malas jadi kita terpaksa datangkan dari luar Sumba, ini yang memotivasi saya untuk bergerak, jadi pangsa pasarnya di sekitar Waibangga, Waikabubak dan sesekali di Waitabula," terangnya.

Didi mengaku dari Komoditas Hortikultura cabe paling diminati dipasaran. Adapun harga cenderung Fluktuatif dikarena tergantung pada stok yang tersedia.

Baca JugaLILO Little fLow Hadirkan Perpaduan Hipdut dan Elektronik dalam “Tarik Ulur”

Terlepas sudah berjalan, Didi juga dihadapkan beberapa kendala seperti Alsintan. Terpaksa Ia harus menyewa Alsintan milik orang lain. Itupun tak mengurungkan niatnya Ia tetap teguh bahwa perjuangannya kelak membuahkan hasil.

[caption id="attachment_88690" align="alignnone" width="350"] Didimus Buma bersama tim putraindonews.com[/caption]

Kerja keras Didi ternyata menyentuh perhatian pemerintah, alhasil Didi mendapatkan bantuan Dinamo, Tandon, Benih dan Pupuk.

Baca JugaSyasya Tuangkan Kisah Naksir Musisi Lewat Single “Kawan Tampan”

Untuk mendorong pengembangan usaha Kelompok Tani Makmur ini, Didi berharap dukungan dari pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui Dinas terkait.

"Saya berharap bisa dapat dibantu Alsintan dan juga pengembangan sumber daya pengetahuan terkait pengelolaan komoditas Hortikultura, sekaligus dibantu jaringan pemasaran produk, dan paling penting keberpihakan anggaran pemerintah di bidang pertanian agar lebih masif lagi," harap Didi.

Baca JugaMJ Bawa Pesan Keberanian Menjadi Diri Sendiri Lewat “BE MYSELF”

Ditengah krisis pangan, kedepannya Ia juga akan kembangkan di tanaman pangan seperti jagung dan juga padi. Red/Nov

Bagikan berita:

Berita Terkait