Putraindonews.com, Jakarta - Presiden Indonesia Prabowo Subianto berniat menjadi pihak penengah komunikasi antara Korea Selatan dan Korea Utara. Namun, upaya tersebut menghadapi tantangan usai Korut disebut tidak meresponnya.
Sebelum itu, Prabowo Subianto menyebut bahwa Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung telah meminta dukungan Indonesia untuk membantu membuka komunikasi dengan negara tetangganya tersebut.
Baca JugaPresiden Trump Tegaskan Bakal Serang Iran Lebih Keras Lagi“Dalam kunjungan terakhir saya ke Korea Selatan, presiden mereka bertanya apakah saya bisa mengunjungi Korea Utara untuk membuka semacam dialog. Saya menjawab, dengan segala hormat dan kesediaan, jika Anda meminta saya, saya akan pergi,” kata Prabowo dikutip dari tirto.id.
Pemerintah Korsel memandang bahwa bila Indonesia bersama negara lain yang memiliki hubungan baik dengan kedua pihak, dapat memainkan peran konstruktif dalam mendorong perdamaian di Semenanjung Korea. Red/HS
Baca JugaEks Perdana Menteri Malaysia Mahathir Dilarikan ke RS