Putraindonews.com,Jakarta - Perdana Menteri Inggris Keir Starmer men tegas kan bahwa tingkat penderitaan anak-anak tak berdosa Palestina di Jalur Gaza yang terus dibom Israel sama sekali tak dapat ditoleransi, dan "kita tak bisa membiarkan rakyat Gaza kelaparan” seperti dikutip dari Anadolu.
"Saya ingin menyampaikan sesuatu tentang situasi mengerikan di Gaza, di mana tingkat penderitaan anak-anak tak berdosa yang kembali dibom benar-benar tidak dapat ditoleransi," katanya.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Berbicara di hadapan Dewan Rakyat, majelis rendah dalam Parlemen Britania Raya, saat menyampaikan pidato tentang "mengulang kesepakatan" Inggris dengan Uni Eropa, Selasa (20/5), Starmer menegaskan kembali penolakan Inggris terhadap keberadaan permukiman di Tepi Barat.
Dia pun menekankan tuntutan Inggris atas adanya peningkatan besar-besaran bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer China"Saya ingin mencatat hari ini bahwa kami sangat terkejut dengan eskalasi yang dilakukan Israel," katanya menambahkan.
Terkait pengumuman terbaru pemerintah Israel bahwa bantuan kemanusiaan diizinkan masuk ke Gaza dalam jumlah yang dasar saja, Starmer mengatakan bahwa keputusan tersebut sama sekali tidak memadai.
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel"Kita tidak bisa membiarkan rakyat Gaza kelaparan," tegas Starmer.
Israel menolak seruan internasional untuk gencatan senjata.
Angkatan bersenjata rezim Zionis ini telah mengobarkan perang genosida terhadap rakyat Palestina di Gaza sejak serangan lintas batas para pejuang gerakan kemerdekaan Palestina Hamas pada 7 Oktober 2023.
Baca JugaHasil Hitung Cepat Pemilu Israel, Posisi Netanyahu Tidak AmanSejak itu, Israel telah membunuh hampir 53.500 warga Palestina, sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak. Red/HS