Putraindonews.com-Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN, Eddy Soeparno, meninjau operasional Pembangkit Listrik Terbarukan Biomassa (PLTBm) di Deli Serdang, Sumatera Utara.
Hadir mendampingi Eddy Soeparno, GM PLN UID Sumatera Utara, Ahmad Syauki, dan Direktur PT CMLN PLTBm Deli Serdang, Bapak Junus.
Baca JugaLestari Moerdijat: Tingkatkan Minat Baca Masyarakat secara KonsistenKunjungan ini merupakan bagian dari upaya Eddy Soeparno untuk terus mendorong lebih banyak lagi pembangkit listrik berbasis energi terbarukan untuk terus meningkatkan bauran energi terbarukan.
Sebelumnya, Eddy juga meninjau operasional di PLTSa Benowo Surabaya dan juga melakukan supervisi ke Pemkot Tangerang Selatan dakam rangka pengembangan pembangkit wasts to energy.
Baca JugaGelar Rapim, BP MPR Tetapkan Lima Topik Kajian 2026 dan Program Kegiatan Baru tentang KonstitusiSeiring dengan target pertumbuhan ekonomi 8 persen, Eddy Soeparno menyampaikan urgensi kebutuhan energi ke depan diambil dari sumber-sumber energi terbarukan.
"Karena itu perlu dipersiapkan skema agar pelaku usaha tertarik untuk berinvestasi dalam pembangunan pembangkit listrik yang berbasis energi terbarukan. Apa yang sudah berjalan di PLTBm Deli Serdang dengan kapasitas 9,9 MW ini bisa menjadi contoh untuk diterapkan di wilayah lainnya," lanjut Waketum PAN ini.
Baca JugaLestari Moerdijat: Pangkas Ketimpangan Kasus Pernikahan Dini di Tanah AirDoktor Ilmu Politik UI ini menegaskan, saat ini banyak industri yang berinvestasi di Indonesia dan untuk menjalankan ekspor ke berbagai negara, mereka mensyaratkan sumber energi dari energi terbarukan. Karena jika masih menggunakan energi fosil maka produknya akan ditolak atau terkena pajak ekspor di negara tujuan.
"Saya mendorong lebih banyak lagi PLTBm yang beroperasi di berbagai wilayah untuk semakin meningkatkan lagi bauran energi terbarukan,"
Baca JugaBencana Hidrometeorologi Terus Terjadi, Eddy Soeparno Tegaskan Urgensi RUU Pengelolaan Perubahan Iklim"Ke depannya saya juga akan terus mendukung pembangkit listrik energi terbarukan yang sudah beroperasi ini menjadi contoh dan lesson learned agar lebih banyak lagi pelaku usaha tertarik dalam pengembangan energi terbarukan di Indonesia," tutupnya.Red/HS