Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Tokoh Konstruksi Indonesia Angkat Suara Prihal Penangkapan Para Kontraktor di Turkie

S Samsuddin • 15 Feb 2023 • 0 komentar
Tokoh Konstruksi Indonesia Angkat Suara Prihal Penangkapan Para Kontraktor di Turkie

***

Putraindonews.com - Jakarta | Tokoh konstruksi Indonesia, Bachtiar Ujung angkat bicara perihal fenomena gempa yang baru saja terjadi di Turki.

Menurutnya musibah tersebut menjadi pelajaran berharga utamanya bagi pakar-pakar konstruksi dalam mendesain sebuah bangunan agar memenuhi ketentuan kaidah-kaidah konstruksi.

Baca JugaSolois Samarinda Mohamad Rizky Ajak Pendengar Kembali Percaya pada Cinta

“Dari kejadian itu kita dapat lebih waspada dalam mendesain sebuah bangunan seperti untuk daerah yang aman gempa cukup dengan desain yang standar sesuai kebutuhan,” kata Bachtiar kepada Putraindonews, Selasa (14/2).

Ia menegaskan dalam peristiwa naas itu yang harus disalahkan adalah pemerintah bukan kontraktor bangunan.

Baca JugaSembilan Tahun Digelar, Puteri Remaja Indonesia Kembali Hadirkan Kompetisi Remaja Berprestasi

“Sebab, pemerintah seharusnya mengidentifikasi daerah-daerah mana yang dekat atau dilalui jalur lempengan gempa,” terangnya.

“Sehingga bangunan yang didirikan di daerah-daerah tersebut benar-benar mempertimbangkan aspek kaidah konstruksi yang tahan terhadap gempa,” katanya lagi.

Baca JugaMiss Thailand Gugat Suami Miliarder

Ketua Dewan Pembina Yayasan Konstruksi dan Infrastruktur Indonesia (Yakin Indonesia) itu juga mengatakan untuk daerah yang rawan gempa konstruksi bangunan harus disesuaikan dengan kaidah konstruksi tahan gempa.

“Salah satunya untuk kedalaman tanah bagi fondasi bangunan harus mencapai titik maksimal,” ujarnya.

Baca JugaDari Tanah Air Menuju Amerika, Daniel Sudar Bawa Kisah Personal dalam “Leaving Indonesia”

Ia juga mengatakan apa yang terjadi di Turki hampir sama dengan Indonesia.

Keduanya sama-sama berada di jalur lempengan gempa. Sehingga hal itu perlu mendapat atensi besar bagi pemerintah Indonesia.

Baca JugaLILO Little fLow Hadirkan Perpaduan Hipdut dan Elektronik dalam “Tarik Ulur”

Ia pun mendesak agar perlu duduk bersama antara pemerintah dan pakar-pakar konstruksi maupun akademisi untuk melakukan penelitian sehingga membuat satu kaidah untuk merencanakan bangunan-bangunan konstruksi yang tahan gempa.

“Tentu kita juga akan melakukan pelatihan untuk seluruh tenaga ahli konstruksi kita. Untuk pelaksanaan kontsruksi tadi perlu penguasaan dan pengawasan yang ketat,” tuturnya.

Baca JugaSyasya Tuangkan Kisah Naksir Musisi Lewat Single “Kawan Tampan”

Ia menghimbau kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menambah pendidikan dan pelatihan terhadap tenaga-tenaga konstruksi dalam negeri.

“Tujuannya agar tenaga-tengaga konstruksi kita siap membangun rumah-rumah dan bangunan-bangunan tahan gempa,” bebernya.

Baca JugaMJ Bawa Pesan Keberanian Menjadi Diri Sendiri Lewat “BE MYSELF”

Ia pun mengatakan bahwa pihaknya bersedia memberikan bantuan jika pemerintah melalui penanggung jawab Kementerian PUPR memberikan kepercayaan kepada para tenaga konstruksi dalam negeri.

“Kita harus lebih siap terutama kita dari asosiasi konstruksi Indonesia, apabila peran ini diberikan oleh Kementerian PUPR untuk ikut serta di dalam mempersiapan tenaga-tenaga ahli yang kompeten untuk dikirim ke Turki dalam rangka membantu membangun kembali konstruksi dan infrastruktur negara tersebut,” tandasnya. Red/HS

Baca JugaSenyum Bahagia, Turis Australia Berikan Tiket Konser Kanye ke Ojol ***

Bagikan berita:

Berita Terkait