Putraindonews.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump buka suara terkait gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran.
Menurutnya, China merupakan pihak yang ikut berperan penting di balik langkah gencatan senjata tersebut.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026Ia meyakini bahwa negosiasi gencatan senjata berhasil dilakukan karena adanya tekanan dari China ke Iran. Menurutnya hal tersebut tidak terlepas dari kepentingan dari Beijing di Timur Tengah.
“Saya dengar ya,” kata Trump, dikutip dari Agence France Presse (AFP).
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaDiketahui, China merupakan mitra dekat sekaligus pembeli utama minyak dari Iran. Minyak-minyak yang dipasok dari Iran itu dikirim melalui Selat Hormuz.
Kedekatan tersebut dinilai memberinya pengaruh signifikan dalam mendorong mitranya itu mengambil langkah diplomasi dengan Amerika Serikat.
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke IsraelBeijing di sisi lain juga memiliki hubungan ekonomi kuat dengan negara-negara dari Timur Tengah. Ia sebelumnya beberapa kali mengkritik serangan terhadap infrastruktur dalam kawasan tersebut, menunjukkan kepentingannya dalam menjaga stabilitas regional. Red/HS