Putraindonews.com, Jakarta – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengomentari parade militer China untuk memperingati 80 tahun berakhirnya Perang Dunia II. Trump mengaku sedikit kesal karena mengabaikan peran AS dalam kekalahan Jepang.
Melansir Reuters, Kamis (4/9), Trump menyebut parade tersebut sangat mengesankan, namun menyesalkan Presiden China Xi Jinping tidak menyebut AS dalam pidatonya.
Baca JugaTrump Kembali Tebar Ancaman Andai Republik Kalah di Pemilu Sela 2026“Saya menonton pidato Presiden Xi semalam. Xi adalah teman saya, tetapi Amerika Serikat seharusnya disebut, karena kami telah sangat membantu China," katanya di Oval Office.
Xi Jinping menjadikan peringatan ini sebagai panggung besar untuk menegaskan posisi Beijing sekaligus mempererat hubungan dengan negara-negara yang kerap bersitegang dengan Washington.
Baca JugaJenderal Zhang Shengmin Dipromosi ke Puncak Kekuasaan Militer ChinaDidampingi Presiden Rusia Vladimir Putin dan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Xi menyampaikan pidato di Lapangan Tiananmen di hadapan lebih dari 50.000 penonton, sebelum meninjau parade militer yang memamerkan kekuatan tempur terbaru China.
Dalam sambutannya, Xi berterima kasih kepada “pemerintah asing dan sahabat internasional” yang mendukung rakyat China. Namun, kontribusi langsung Amerika Serikat dalam membantu mengalahkan Jepang tidak mendapat sorotan khusus. Red/HS
Baca JugaAmerika Kirim 10 Pesawat Militer ke Israel