Putraindonews.com, Jakarta – Pemerintah segera melakukan evaluasi terkait pelaksanaan latihan dasar kemiliteran (latsarmil) bagi peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Langkah tersebut diambil setelah tiga orang yang merupakan calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dinyatakan meninggal dunia selama mengikuti kegiatan tersebut.
Baca JugaCatat! Operasi Patuh Semeru Digelar Hari Ini hingga 8 November 2026Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengatakan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan latihan tersebut.
Kendati begitu, pihaknya mengaku dari informasi yang ada belum ditemukan adanya unsur kelalaian yang menyebabkan tiga peserta meninggal dunia.
Baca JugaSherly Tjoanda Harapkan Apindo Malut Berdampak Nyata"Ada latihan militer yang memang sedang dievaluasi dan mendapat informasi dari Sesneg belum ada tingkat kelalaiannya. Karena memang ya namanya meninggal mungkin kan tidak serta-merta latihan militer," kata Dudung, dikutip dari Antara, Jumat (26/6). Red/HS