PUTRAINDONEWS.COM
JAKARTA | Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno bersama KAHMI Preneur membantu beasiswa bagi tiga orang kakak beradik di Madiun, Jawa Timur, yang kedua orang tuanya meninggal akibat COVID-19 beberapa waktu lalu.
Ketiga anak tersebut adalah Yudha Saputra Wicaksana (24 tahun), Wahyu Khrysna Hermansyah (19 tahun), dan Wasyaveera Keysyha Saputri (12 tahun).
Baca JugaNetflix Resmi Hadirkan Film Dokumenter Pembunuhan Brigadir JBantuan beasiswa senilai Rp25 juta itu disampaikan secara simbolis oleh Menparekraf Sandiaga dalam "Silaturahmi Virtual Putra-Putri Yatim Piatu".
"Atas nama keluarga besar kami dan juga tempat kami bekerja, kami menyampaikan rasa duka. Kami sangat merasakan satu keprihatinan dan kami ingin menyampaikan doa terbaik. Insya Allah bapak dan ibu husnul khotimah diberikan tempat terbaik di sisi allah, dilapangkan kuburnya, diterangi di alam barzah, dan diampuni segala dosa dan diterima amal baiknya," kata Menparekraf Sandiaga Uno.
Baca JugaAndre Taulany Resmi Menikah dengan Amanda RigbyTurut hadir dalam kesempatan tersebut founder KAHMI Preneur, Kamrussamad.
Pandemi COVID-19 memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat. Baik secara kesehatan dan juga ekonomi. Pemerintah pun berusaha maksimal melakukan upaya penanganan kesehatan dan ekonomi.
Baca JugaBukan Sekadar Melodi, “Ada Kamu” Menjadi Cara SYAKKAY Mengenang IbundaNamun, Sandiaga menjelaskan, masyarakat terkadang lupa bahwa ada sisi kemanusiaan yang harus tetap ditunjukkan antara sesama.
"Kita doakan Mas Yuda dan Mas Krishna serta Mba Keisha tetap semangat menyelesaikan sekolahnya. Mungkin kita tidak bisa membantu banyak, jangan dilihat dari jumlahnya tapi dari niat kami untuk meringankan beban adik-adik dalam menyelesaikan tugas belajar.
Baca JugaErin Kembali Dapat Sorotan Usai Klaim Dapat 85 Persen Harta Gono GiniHarapan kami, beasiswa yang akan disampaikan ini bisa memberikan motivasi dan memberikan satu optimisme bahwa Insya Allah bapak dan ibu sangat disayang Allah subhanahu wa ta'ala dan sudah berada di tempat yang lebih baik," kata Sandiaga.
Bersama KAHMI Preneur, Sandiaga Uno sebelumnya juga meluncurkan program bantuan beasiswa untuk anak pedagang kaki lima (PKL) yang terdampak akibat pemberlakukan PPKM Level 4.
Baca JugaNama Dewi Gita Ramai Dikaitkan dengan Tudingan Perselingkuhan Andre TaulanyBantuan beasiswa menyasar anak dari PKL yang berstatus pelajar SMP/Tsanawiyah dengan besaran Rp300 ribu perbulan, pelajar SMA/Aliyah sebesar Rp400 ribu perbulan, dan mahasiswa Rp500 ribu perbulan.
Sementara itu Yudha Saputra Wicaksana mewakili kedua adiknya bercerita tentang COVID-19 yang menerpa mereka sekeluarga.
Baca JugaDJ Ketty Key Ramaikan Festival Budaya Pejuang Formosa III Lewat Fashion ShowAwalnya, virus COVID-19 menyerang sang ibu pada awal Juli lalu sehingga membuat sang ibu tidak bisa masuk kerja selama satu pekan. Selang tiga hari, gejala seperti pusing, rasa lelah yang mendalam, serta hilangnya indera penciuman dan perasa juga dirasakan oleh Yudha. Kemudian disusul oleh kedua adik dan sang ayah.
"Dan tanggal 4 (Juli) ibu saya meninggal dan seminggu setelahnya disusul bapak," kata Yudha.
Baca JugaHeboh! Mantan Istri Bongkar Perselingkuhan Andre Taulany di Masa LaluMereka, kata Yudha, tidak pernah menyangka ditinggal oleh kedua orang tuanya dengan begitu cepat dan dalam waktu yang berdekatan. Terlebih mereka tidak bisa menunaikan kewajiban sebagai anak untuk memakamkan orang tua karena mereka juga tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.
"Hanya bisa lihat dari rumah saat dimakamkan. Walaupun saya sudah 24 tahun, tapi kedua adik saya masih sangat membutuhkan kasih sayang orang tua.
Baca JugaTampil Bersama Anita Veronica, 2Langit Siap Meriahkan Bangka BaratRasanya tentu sangat sulit, tidak enak, kehilangan orang tua di umur yang masih sangat muda ini," kata Yudha yang saat ini tengah kuliah semester akhir di Universitas Brawijaya.
Ia pun menyampaikan pesan agar masyarakat di luar sana untuk benar-benar patuh terhadap protokol kesehatan serta vaksinasi agar dapat terhindar dari COVID-19.
Baca JugaMy One Band Siap Keliling Borneo, Bawa Karya dari Banjarmasin"Kehilangan orang yang dicintai itu tidak enak, sangat sakit," kata Yudha. Red/Ben