Tornado di AS Tewaskan Tujuh Orang

Putraindonews.com,Jakarta – Serangkaian tornado yang menghantam sejumlah negara bagian AS pada Kamis (3/4) menewaskan setidaknya tujuh orang.

Badai yang lebih parah diperkirakan masih akan terjadi, menurut Badan Cuaca Nasional (NWS).

Selain menghancurkan bangunan, menumbangkan pohon, dan menyebabkan pemadaman listrik, hujan deras yang dipicu oleh tornado-tornado itu juga menimbulkan banjir di berbagai kota dan daerah yang dilewati, termasuk di negara bagian Arkansas, Illinois, Kentucky, Missouri, Ohio, Tennessee, Texas, dan West Virginia.

“Banjir ini akan berlangsung lama, bukan hanya sesaat,” kata pejabat NWS di platform X.

BACA JUGA :   Akhir Perdagangan Rabu 23 Agustus, Harga Minyak Turun Satu Persen

NWS memprediksi hujan sangat deras akan terjadi di beberapa daerah hingga akhir pekan ini.

“Banjir bandang dan banjir sungai di wilayah-wilayah ini berpotensi menjadi bencana dan mengancam jiwa,” kata badan cuaca itu.

Puluhan tornado dilaporkan terjadi pada Rabu dan Kamis dini hari di sejumlah negara bagian. NWS telah mengeluarkan banyak peringatan, termasuk peringatan banjir, kepada masyarakat AS.

Secara total, 728 peringatan cuaca dikeluarkan pada Rabu, terbanyak ketiga selama sehari dalam sejarah AS. Peringatan terbanyak pernah dikeluarkan pada 27 April 2011 (881) dan 30 Mei 2004 (834), menurut NWS.

BACA JUGA :   Masa Karantina Berakhir 19 Februari, Pemerintah Pantau 78 Kru WNI di Kapal Diamond Princess

Lebih dari 55 juta orang masih berisiko karena berada di jalur tornado yang lebih kuat dan rawan banjir bandang.

NWS memprediksi wilayah paling terdampak bisa menerima curah hujan hingga 381 mm.

Gubernur Kentucky, Andy Beshear, yang negara bagiannya diterjang badai parah, mengkritik pemerintahan Trump karena memangkas anggaran NWS.

“Mereka adalah penyelamat,” sambungnya. Red/HS

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!