NARKOBA BERJENIS SABU DI AMANKAN DARI BANDARA BABULLAH

Kepala Satuan Reserse Narkoba AKP Zainal ASL Menunjukkan Barang Bukti Narkoba yang di Amankan dari Bandara Babullah

Putraindonews.com – Malut. Kepala Satuan Reserse  Narkoba Polres Ternate,   AKP Zainal ASL,  mengatakan timnya berhasil mengamankan satu paket narkoba terbesar tahun ini, berjenis sabu-sabu dengan berat 46, 8 gram di Bandara Babullah, Kamis (12/1) malam.

Menurutnya, penemuan satu paket sabu tergolong besar ini dibandingkan tahun sebelumnya. Pasalnya, harga barang satu paket ini dengan berat 46,38 gram, kalau dikalikan harga 1 juta/1 gram berarti sekitar 150 jutaan.

“ Selama saya menjabat Kasat Narkoba Polres, Ini satu temuan terbesar pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya,”ujar Zainal di ruang kerjanya, Jumat (13/1/2017).

BACA JUGA :   Jamin Pengamanan Idul Fitri 1444 H, TNI-Polri dan Instansi Perkuat Sinergitas

Dia menceritakan kronologis penemuan sabu-sabu ini  melalui informasi petugas bandara babullah, bahwa ada satu paket kiriman mencurigakan berupa satu box kardus berukuran 20 X 30 cm, Lewat petugas bandara itu, langsung menghubungi polisi sekitar jam 2 malam.

“ Kami  bergerak menuju bendara langsung melakukan pengecekan satu box dos itu yang didalamnya dibungkus pakaian ternyata ada satu kumpulan besar paket sabu-sabu” katanya.

Alamat paket sabu ini ditujukan kepada seseorang di depan koramil, kemudian dilakukan pengecekan ternyata nama dan alamat  yang ditujukan ternyata palsu.

BACA JUGA :   Menpora Apresiasi Kerja Cepat, Tepat dan Teliti Pj Gubernur Sumut Agus Fatoni Persiapan PON XXI

“jadi saya ingin meluruskan pemberitaan satu media cetak tadi (jumat), bahwa alamat yang ditujukan itu bukan di koramil tapi di depan koramil ” bantahnya.

Menurutnya, dugaan sementara perderan narkoba berjenis sabu ini merupakan orang-orang lama. Lantaran  satu saksi sudah diperiksa sehingga mendapat titik terang. Karena itu, dia berpesan jangan bermain-main dengan peredaran sabu, karena siapapun pelakunya akan ditindak walaupun bersembunyi di lubang semut.

“ Ini peredaran yang pasti membentuk kelompok-kelompok, jadi ada orang yang pernah terlibat sampai masuk penjara pun masih melakukannya. Jadi saya ingin tegaskan  kembal jangan main-main” tegasnya (ilon/jun)

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

error: Content is protected !!