Putraindonews.com, Jakarta – Masyarakat di sekitar Jorong Gantiang, Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dikagetkan dengan fenomena menghilangnya air sungai di kawasan tersebut.
Merespons fenomena tersebut, ahli Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi Ade Edward menduga aliran sungai yang terputus di sekitar Jorong Gantiang, Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat dan masuk ke tanah merupakan kawasan bukit kapur.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla"Nah, kalau ada sungai yang airnya hilang, ya itu biasanya terjadi pada daerah-daerah kawasan bukit kapur. Kawasan bukit kapur itu kan mudah mengalami pelarutan," ucap ahli Geologi dan Mitigasi Bencana Geologi dan Vulkanologi Ade Edward di Kota Padang, Minggu (7/12). Hal tersebut disampaikan Ade menyusul aliran sungai di Jorong Gantiang, Nagari Singgalang, Kecamatan X Koto tiba-tiba terputus, dan masuk ke dalam tanah pascabencana hidrometeorologi yang melanda daerah itu.
Pihaknya juga menerangkan bahwa fenomena air sungai yang tiba-tiba putus atau masuk ke dalam tanah di luar aliran biasanya dikenal sebagai peristiwa hilangnya aliran sungai. Dalam banyak kasus, hal ini terkait dengan pembentukan lubang runtuhan (sinkhole). Gejala geologis yang umum terjadi di daerah dengan karakteristik tertentu. Red/HS
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik Uang