Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

AKIBAT COVID-19, GUBERNUR AMBIL LANGKAH PULIHKAN EKONOMI BANTEN

S Samsuddin 05 Jul 2020 0 komentar
AKIBAT COVID-19, GUBERNUR AMBIL LANGKAH PULIHKAN EKONOMI BANTEN
PUTRAINDONEWS.COM

SERANG - BANTEN | Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) langsung tancap gas terhadap pemulihan ekonomi di wilayahnya. Memperkuat sektor pertanian menjadi perhatian Gubernur Banten untuk pemulihan ekonomi akibat dampak COVID-19.

"Di tengah krisis seperti ini, masyarakat akan membutuhkan kebutuhan pokoknya. Kekuatan sektor pertanian akan menjadi  ketahanan pangan serta memastikan kekuatan stok bahan kebutuhan pokok," ungkap Gubernur Banten saat melakukan monitoring langsung  sektor pertanian di Provinsi Banten, yang dikunjungi hingga ke wilayah selatan Banten (Kamis, 2/7/2020).

Baca JugaTaksi Listrik Hijau Kecelakaan Diduga Tabrak Pembatas

Masih menurut Gubernur WH, kita sedang menghadapi wabah yang merata di seluruh negeri dan berdampak juga di Provinsi  Banten, kita  mengandalkan industri dan perdagangan yang masih dalam siklus lingkaran krisis, yang berimbas kepada perekonomian.

Semua akan tetap bergulir dengan baik apabila kita dapat memastikan ketersediaan pangan dan  bahan pokok sehingga perdagangan tetap berputar dengan baik dan tidak ada kenaikan harga atau kelangkaan stok.

Baca JugaRibuan Pelajar di Jayawijaya Gelar Aksi Tolak MBG

"Kita harus berupaya membudidayakan lahan-lahan yang ada di Banten untuk bisa ditanam apa saja", ucapnya.

Dalam kunjungan ke kebun cabe di Desa Mekarsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak itu, Gubernur Banten menyaksikan sendiri berbagai tanaman dapat tumbuh di lahan yang kurang subur dan meminta Dinas Pertanian Provinsi Banten untuk mengerakkan sektor pertanian lebih masif dalam menanam seperti cabe, labu, oyong, ketela, dan komoditas pertanian lainnya selain padi.

Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker

"Kita, harus semangat untuk menjadikan sektor pertanian sebagi ujung tombak perekonomian Banten. Sehingga, menjadi penghasil produk pertanian terbesar," tegasnya.

Dalam kesempatan itu Gubernur Banten ungkapkan rasa syukurnya atas lahan-lahan pertanian yang dapat dimanfaatkan untuk menanam dan  menghasilkan komoditas  pertanian yang bagus. Mengarahkan Banten wilayah selatan untuk memperkuat sektor pertanian, tidak harus bergeser ke sektor industri.

Baca JugaIMO-Indonesia DPW Sumut Bakal Gelar Do'a Bersama Untuk Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan GAK

"Memperkuat basis pertanian untuk memperkuat daya tahan masyarakat," ungkapnya.

Masih menurut Gubernur WH, di saat daya beli masyarakat sempat turun, tapi yang menggembirakan adalah stok produk pertanian cukup sampai bulan Oktober.

Baca JugaPencarian Lima Jurnalis Terus Berlanjut, Nelayan Gelar 'Nyiar Buhun'

"Daya beli masyarakat berkurang tapi kebutuhan pokoknya terpenuhi. Harga sembako masih stabil, jadi tidak mengkhawatirkan," tegasnya. RED/BEN

Bagikan berita:

Berita Terkait