***
Putraindonews.com - Jakarta | Manager Communication, Relation & CSR Kilang Balongan Zulkifli mengakui unit perusahaannya merupakan distoributor Bahan Bakar Minyak (BBM) terbesar.
"Kami menjadi distributor BBM terbesar, khususnya untuk wilayah Jawa Barat, dan DKI Jakarta," kata Zulkifli di Cirebon, Minggu (5/3).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineUntuk itu, dia memastikan pasokan BBM ke Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Plumpang, tetap aman dan lancar, setelah terjadi kebakaran.
"Kami mengupayakan terpenuhinya kebutuhan energi nasional, khususnya menjaga agar pasokan BBM ke Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan sekitarnya tetap lancar," ujar dia.
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatIa mengatakan kejadian yang dialami TBBM Plumpang pada Jumat 3 Maret 2023, tidak akan mempengaruhi kegiatan operasional Kilang Unit VI Balongan, Kabupaten Indramayu.
Pihaknya meminta masyarakat agar tidak perlu panik akan berkurangnya pasokan BBM khususnya ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatZulkifli menegaskan, Kilang Unit VI Balongan, Indramayu saat ini tetap beroperasi normal dan aman, serta terus berkomitmen memenuhi kebutuhan BBM bagi masyarakat dalam negeri.
"Kilang tetap produksi dengan aman, dan penyaluran BBM juga normal," ujarnya.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya TriliunanZulkifli menambahkan, Kilang Unit VI Balongan, Indramayu, merupakan Kilang dengan kapasitas 150 MBSD yang menyumbang 12,1 persen dari kapasitas seluruh Kilang Pertamina di Indonesia.
Menurut dia, DKI Jakarta dan Jawa Barat sendiri menjadi wilayah utama pendistribusian produk dari Kilang Unit VI Balongan dengan estimasi besaran 82 persen, jika dibandingkan wilayah lainnya. Red/HS
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan Karhutla ***