Putraindonews.com - Gunungkidul | Dampak gempa bumi dengan magnitudo 6,0 yang terjadi pada Jumat (30/6) malam mengakibatkan Taman Budaya Gunungkidul mengalami kerusakan.
Menyikapi kondisi tersebut, Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta agar untuk sementara Taman Budaya tidak digunakan.
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineSaat meninjau dampak gempa bumi di Kabupaten Gunungkidul, Sabtu, Sri Sultan meminta aparat pemerintah terkait melakukan pengecekan menyeluruh pada kondisi bangunan serta jaringan listrik di Taman Budaya Gunungkidul.
"Tolong segera dilakukan pengecekan secara menyeluruh untuk mengetahui sejauh mana kondisi utuh gedung ini," katanya, Sabtu (1/7).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatGubernur juga meminta pengelola Taman Budaya Gunungkidul mensterilkan area Auditorium dan tidak menggunakan fasilitas itu untuk sementara waktu.
"Segera diperbaiki, koordinasi segera dengan dinas-dinas terkait," katanya.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatSultan menyampaikan bahwa gempa bumi yang terjadi pada Jumat (30/6) malam tidak menimbulkan kerusakan parah di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Menurut dia, rumah warga yang terdampak gempa rata-rata hanya mengalami kerusakan ringan serta sudah ditangani oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan masyarakat di masing-masing wilayah.
Baca JugaAlat Sadap yang Dipakai Listyo Harganya Triliunan"Sehingga tidak perlu ada tanggap darurat bencana. Jika kabupaten membutuhkan anggaran atau bantuan silakan berkoordinasi," kata Sultan. Red/MTB