Putraindonews.com, Jakarta – Baru-baru ini seorang konten kreator alam bernama Canro Simarmata menceritakan keluh kesahnya lantaran video karyanya diminta gratisan oleh tim Utusan Khusus Presiden (UKP) Bidang Pariwisata.
Curahan hati tersebut ia luapkan melalui media sosial yan mengaku diminta memberikan footage jalur Torean untuk keperluan publikasi pariwisata.
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah RakyatIa menyebut lewat pesan yang diterimanya, tim UKP Pariwisata menyampaikan apresiasi sekaligus meminta izin penggunaan video untuk disebarluaskan melalui akun resmi.
Meski begitu, dirinya tidak langsung mengiyakan, melainkan menjawab permintaan tersebut secara profesional dengan menetapkan tarif Rp10 juta untuk satu video.
Baca JugaDua Prajurit TNI Meninggal Dunia dalam Insiden Kecelakaan Helikopter saat Padamkan KarhutlaIa menuturkan bahwa konten yang dibuat bukan tanpa melalui usaha yang panjang. Ia mencontohkan, untuk setiap prouksi video butuh banyak sarana dan tenaga termasuk biaya pendakian dan izin drone yang bisa mencapai Rp2 juta per hari.
“Setiap footage yang saya hasilkan di gunung bukan sesuatu yang didapat dengan mudah,” ungkapnya.
Baca JugaMNC Bank Angkat Bicara Soal Nasabah Susah Tarik UangBelakangan diketahui bahwa tim UKP Pariwisata sendiri di bawah komando langsung Zita Anjani yang tak lain adalah putri Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan), Zulkifli Hasan. Red/HS