Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

ANIEK FEBRIANI ; PANDEMI, Saatnya Orang Tua dan Anak Jadi Sahabat

S Samsuddin 21 Jul 2020 0 komentar
ANIEK FEBRIANI ; PANDEMI, Saatnya Orang Tua dan Anak Jadi Sahabat

PUTRAINDONEWS.COM

BANDUNG - JABAR | Pandemi Covid-19 telah memaksa para anak untuk belajar di rumah secara online atau dalam jaringan (daring). Di saat itulah, anak sangat membutuhkan peran orang tua.

Di momen inilah orang tua bisa memanfaatkannya untuk menjadi sahabat bagi anaknya.

Baca JugaZona SAR Selat Sunda Diperluas, Dayung Serunting IMO-Indonesia Monitoring Garis Pantai Lampung-Bengkulu

"Situasi pandemi ini, anak sebagian besar menghabiskan waktunya di rumah. Termasuk belajar di rumah. Saat itulah peran orang tua sangat dibutuhkan sebagai sahabat mereka (anak-anak)," kata Kepala Bidang Perlindungan dan Pemenuhan Hak anak Dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan pemberdayaan masyarakat (DP3APM) Kota Bandung, Aniek Febriani pada Bandung Menjawab di Balai KOta Bandung, Selasa 21 Juli 2020.

Aniek mengungkapkan, pendampingan dan pengawasan orang tua terhadap anak perlu diperketat, terutama pada zaman sekarang. Pasalnya, kekerasan seksual dapat bermula lewat aplikasi yang digunakan anak.

Baca JugaTaksi Listrik Hijau Kecelakaan Diduga Tabrak Pembatas

"Ada beberapa yang anak di bawah umur terjerat prostitusi online dengan aplikasi Mi-chat, Facebook dan lain lain," katanya.

"Untuk memutus rentang prostitusinya itu kami tidak memiliki akses aplikasi ke sana, karena Berskala internasional. Seharusnya, orang tua harus menyisihkan waktu untuk berbicara dan meningkatkan kualitas dengan anak, karena anak anak juga perlu berbicara dengan orang tua," tuturnya.

Baca JugaRibuan Pelajar di Jayawijaya Gelar Aksi Tolak MBG

Menyambut Hari Anak Nasional pada 23 Juli 2020 mendatang, DP3APM Kota Bandung bakal menggelar peringatan secara virtual pada 28-29 Juli 2020.

Tujuan peringatan hari anak nasional ialah bentuk penghormatan serta perlindungan kepada anak sebagai generasi bangsa. Termasuk upaya terwujudnya peran keluarga dalam pengasuhan anak dan meningkatkan peran dalam mendorong Indonesia layak anak pada tahun 2030.

Baca JugaInstitut Amalia Bogor Matangkan Persiapan Hadapi SDGs 2030, Hadirkan Prof. Indira Santi Sebagai Keynote Speaker

"Ini adalah momentum dalam pemenuhan dan perlindungan anak, kita sudah melaksanakan Webinar beserta konsuling dengan pemerhati anak di Kota Bandung. Tema kali ini anak terlindungi Indonesia maju, dengan tagline Anak Indonesia gembira di rumah," ungkapnya.

Aniek menyebut, jumlah anak di Kota Bandung sangatlah banyak, terdapat 30 persen daripada jumlah seluruh penduduk kota bandung sekitar 737.361 anak. Red/IWnaruna

Baca JugaIMO-Indonesia DPW Sumut Bakal Gelar Do'a Bersama Untuk Rombongan Jurnalis Yang Hilang Saat Liputan GAK

Bagikan berita:

Berita Terkait