Putraindo News Terdepan, Terpercaya Dan Berimbang

Antrean Panjang di SPBU Aceh hingga Bangka Belitung, Bambang Patijaya: Warga Jangan Panic Buying

S Samsuddin • 08 Mar 2026 • 0 komentar
Antrean Panjang di SPBU Aceh hingga Bangka Belitung, Bambang Patijaya: Warga Jangan Panic Buying

Putraindonews.com, Jakarta - Antrean panjang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai daerah, mulai dari Aceh hingga Bangka Belitung. Warga berbondong-bondong membeli bahan bakar minyak (BBM) karena khawatir terjadi kelangkaan akibat eskalasi konflik di Timur Tengah.

Fenomena penumpukan kendaraan di SPBU itu terjadi dalam dua hari terakhir. Kekhawatiran masyarakat terhadap potensi gangguan pasokan energi global membuat sebagian warga memilih mengisi BBM lebih banyak dari biasanya.

Baca JugaKomisi X Rencana Panggil Kemdiktisaintek Perihal Soal Pendirian Universitas Republik Indonesia

Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mengatakan antrean panjang terlihat di hampir seluruh SPBU di Bangka Belitung dan beberapa wilayah lain. Ia menilai situasi tersebut dipicu kekhawatiran masyarakat terhadap dampak konflik di Timur Tengah terhadap distribusi BBM di dalam negeri.

Meski demikian, Bambang memastikan ketersediaan pasokan BBM di daerah tersebut masih aman. Ia meminta masyarakat tidak melakukan panic buying atau pembelian secara berlebihan.

Baca JugaKepala BGN Baru Harus Lebih Masifkan Program MBG, Jangan Abaikan Hak Jutaan Penerima Manfaat

“Ketersediaan suplai BBM di Pulau Bangka tidak ada masalah dan mencukupi. Kami mengimbau masyarakat tetap tenang,” kata Bambang dalam keterangannya, Minggu, 8 Maret 2026.

Politikus dari Partai Golkar itu juga meminta pemerintah segera melakukan langkah mitigasi untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan distribusi energi akibat konflik di Timur Tengah.

Baca JugaPerkuat Diplomasi Parlemen, Irine Y. Roba: Kampus Jadi Mitra Strategis Kebijakan Nasional

Menurut Bambang, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, telah menyampaikan bahwa pemerintah menyiapkan skenario pengalihan sumber pasokan minyak dari kawasan lain apabila distribusi dari Timur Tengah terganggu.

“Pemerintah sudah menyampaikan bahwa suplai dari Timur Tengah dapat dialihkan dari sumber lain, termasuk dari Amerika, yang secara geopolitik relatif aman,” ujarnya.

Baca JugaSoroti Kecelakaan Kereta Bekasi, Lasarus: Perlintasan Sebidang Jadi Biang Masalah, Desak Evaluasi Nasional

Ia menegaskan pemerintah dan otoritas energi terus memantau perkembangan situasi global agar pasokan BBM nasional tetap terjaga, terutama menjelang periode Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri yang biasanya diiringi peningkatan konsumsi energi masyarakat. Red/ES

Bagikan berita:

Berita Terkait