Putraindonews.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum APINDO, Sanny Iskandar melakukan in-deph discussion atau diskusi mendalam dengan Bank Indonesia.
Kegiatan tersebut dilakukan dalam upaya mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan sektor manufaktur, analisis peran jasa manufaktur (servicification).
Baca JugaResmikan Sekretariat "Rumah Besar", IMO-Indonesia Uji Coba Aplikasi AdS Media OnlineKegiatan yang bertempat di Raffles Hotel, pada 26 september 2024 ini, kata dia, bertujuan untuk mendalami peran jasa manufaktur dalam industri manufaktur di Indonesia.
"Termasuk mengkaji kebijakan yang dibutuhkan dalam mengoptimalkan peran jasa manufaktur dalam pengembangan industri manufaktur nasional," ujarnya, Kamis (26/9).
Baca JugaHari Fraksi Jadikan Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Lebih Maksimal Serap Aspirasi MasyarakatDi samping itu diskusi tersebut juga membahas peluang untuk menitegrasikan jasa manufaktur melalui peningkatan produktivitas dengan digitalisasi, teknologi lanjutan, dan sustainability.
Sejalan dengan Roadmap perekonomian APINDO, praktik berkelanjutan melalui penggunaan energi terbarukan, pengurangan emisi, dan pengelolaan limbah serta inovasi produk melalui pengembangan produk yang ramah lingkungan, hemat energi, dan berkelanjutan merupakan aspek yang dapat dijadikan peluang dalam meningkatkan kinerja jasa manufaktur. Red/HS
Baca JugaBerbagi Semangat dan Harapan, Pangdam Udayana Motivasi Siswa Sekolah Rakyat